YESS PPIU Sulawesi Selatan Gelar DMF di Bantaeng, Pemkab Komitmen Mengawal Program YESS

YESS PPIU Sulawesi Selatan Gelar DMF di Bantaeng, Pemkab Komitmen Mengawal Program YESS

Polbangtan
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Bantaeng – District Multi-Stakeholder Forum merupakan rangkaian dari kegiatan Program Yess yang bertujuan sebagai sarana untuk mensosialisasikan dan mempromosikan Program Yess, serta bertujuan untuk menyamakan persepsi tentang konsep, tata kelola dan aturan yang perlu dipenuhi bagi pelaksana maupun pihak terkait (stakeholder) perlu dilakukan secara terstruktur dan sistematis. 

Kegiatan District Multi-Stakeholder Forum (DMF) Kabupaten Bantaeng dilaksanakan di Ruang Pertemuan Kantor Bupati Bantaeng pada hari Jumat, 19 Maret 20201.

Kegiatan ini dibuka oleh Abd. Wahab, SE., M.Si selaku Sekertaris Kabupaten Bantaeng didampingi oleh Direktur Polbangtan Gowa Dr. Ir. Syaifuddin, MP dan Kepala Dinas Pertanian Kab. Bantaeng Ir. Budi Taufik, MM. Forum ini dihadiri setidaknya 50 orang peserta yang terdiri dari dinas terkait,  perbankan, P4S, Organisasi Pemuda, Mobilizer dan stakeholder lainnya yang turut terlibat dalam Program Yess ini. 

Dalam sambutan pembuka, Dr. Ir. Syaifuddin, MP selaku Direktur Polbangtan Gowa menegaskan pentingya regenerasi petani saat ini.

“Data BPS menunjukkan 80% petani berusia lanjut serta penurunan angka tenaga kerja di sektor pertanian sehingga penting untuk menderaskan program yang bertujuan untuk menciptakan regenerasi petani dan juga tenaga kerja di sektor pertanian, dimana generasi milenial sebagai sasaran dari program tersebut,” ujarnya.

Baca Juga

Bupati Bantaeng dalam hal ini disampaikan oleh Sekertaris Kabupaten Abd. Wahab, SE., M.Si menyampaikan dukungannya terhadap Program Yess ini.

“Kami akan mengawal program ini mulai dari proses rekrutmen, pembekalan, diklat dilakukan secara profesional sehingga mampu secara jelas berkontribusi, baik ide maupun gagasan dalam mewujudkan generasi muda yang berkualitas. Kehadiran Program Ini menjadi solusi cerdas dalam mempersiapkan generasi muda sebagai taruna pertanian yang kelak akan menjadi sokoguru pertanian di Kabupaten Bantaeng bahkan dalam skala nasional,” sambutnya. 

Program Yess ini mendapat perhatian penuh dari pemerintah Kabupaten Bantaeng, dimana program ini berkaitan erat dengan program utama pemerintah Kabupaten Bantaeng yaitu menciptakan wirausaha berbasis dusun atau RW.

Selain itu, sektor pertanian juga berhasil memberikan kontribusi hingga 75% pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Bantaeng. 

Hingga Maret 2021, District Implementation Team (DIT) Kabupaten Bantaeng telah berhasil melakukan identifikasi CPCL sebanyak 733 orang, dimana persentase berdasarkan gender adalah 60% pria dan 40% wanita.

Dinas Pertanian selaku DIT Program Yess Kabupaten Bantaeng berkomitmen tetap melakukan identifikasi CPCL untuk menjaring seluruh potensi yang di Kab. Bantaeng secara merata.

Melalui program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS), Kementerian Pertanian mencoba mengajak generasi milenial untuk terjun ke sektor pertanian.

Menurut Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, program YESS akan membantu proses regenerasi tersebut. YESS juga bisa meyakinkan generasi milenial untuk menggarap sekor ini.

“Kita fasilitasi mereka, kita tingkatkan pengetahuan dan kemampuan mereka melalui pelatihan. Kita manfaatkan teknologi, alsintan, jejaring hingga jejaring pemasaran. Kita ubah pola pikir generasi millennial bahwa pertanian itu keren, hebat, dan satu-satunya sektor yang menjanjikan terlebih di tengah pandemik ini,” kata Menteri Pertanian.

Hal tersebut didukung oleh Kepala BPPSDM Dedi Nursyamsi yang menyatakan petani milenial sangat potensial untuk melanjutkan pembangunan pertanian.

“Mereka cerdas, adaptif teknologi dan siap memasuki era pertanian 4.0,” ujarnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.