Salah satu dosen pendamping menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk memperluas wawasan mahasiswa sekaligus memperkuat jejaring akademik antar perguruan tinggi.
“Melalui seminar ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga didorong untuk melahirkan gagasan inovatif dalam pembangunan konstruksi yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesehatan bangunan,” ujarnya.
Diskusi yang berlangsung selama seminar menunjukkan tingginya antusiasme peserta dalam merespons tantangan dunia konstruksi di masa depan, khususnya terkait pembangunan infrastruktur yang aman, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi dan kolaborasi berkelanjutan antara Universitas Negeri Makassar, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Negeri Malang, dan Universitas Brawijaya dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas lulusan serta memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan infrastruktur nasional.
- Pilu, Bocah di Bulukumba Menangis Histeris Ibunya Meninggal Terlindas Truk Tronton Pengangkut Ekskavator
- Ponpes VTHQ Malino Wisuda 52 Santri, Direktur: Alumni Kami Banyak Diterima di Berbagai Kampus Ternama
- Perkuat Link and Match dengan Industri, Polbangtan Kementan dan Syngenta Buka Peluang Karier bagi Mahasiswa dan Alumni
- Mahasiswa Polbangtan Kementan Raih Prestasi Nasional pada Lomba Karya Tulis Ilmiah ISMAPETI XXI
- Kadispora Syamsul Bahri Buka Makarena Season 2, E-Sport Jadi Ruang Kreativitas dan Prestasi Anak Muda
Secara keseluruhan, kegiatan studi lapangan ini menjadi langkah konkret dalam membentuk generasi insinyur muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi serta memiliki semangat kolaborasi lintas institusi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
