192 Hewan Kurban di Kota Makassar Tidak Layak Sembelih

192 Hewan Kurban di Kota Makassar Tidak Layak Sembelih

K
R
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini, Makassar – Tim Dinas Pertanian dan Perikanan (DP2) Kota Makassar menemukan 192 ekor hewan kurban yang dijual di Kota Makassar tidak layak untuk disembelih. Dari total 2.065 ekor hewan yang diperiksa, terdapat 173 ekor sapi dan 19 ekor kambing yang tidak memenuhi syarat.

“Kami telah memeriksa 2.065 ekor hewan kurban hingga hari ini. Dari jumlah tersebut, 192 ekor tidak layak disembelih karena masih di bawah umur atau memiliki cacat,” ungkap Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DP2 Makassar, Mirdayanti, Rabu, 12 Juni 2024.

Hewan yang dinyatakan layak potong meliputi 854 ekor sapi dan 69 ekor kambing. Menurut Mirdayanti, hewan kurban harus memenuhi syarat minimal usia dua tahun untuk sapi. Banyak hewan yang ditemukan oleh tim di lapangan tidak cukup umur atau memiliki cacat, terutama di bagian pinggang.

“Seluruh hewan kurban yang sudah diperiksa akan diberi label sebagai tanda layak potong,” tambahnya.

Muh Reza Bakri, salah satu dokter hewan pemeriksa, mengungkapkan bahwa pemeriksaan dilakukan di tiga titik di Makassar. Tim menemukan banyak hewan yang belum cukup umur atau cacat, seperti cacat di telinga, mata, dan anomali pada buah zakar sapi.

Baca Juga

“Hewan-hewan tersebut tidak disarankan untuk disembelih sebagai hewan kurban,” jelas Reza.

Pemeriksaan antemortem melibatkan pengecekan fisik seperti mulut, kuku, dan usia hewan, serta pengambilan sampel darah dari hewan yang dicurigai memiliki penyakit.

“Kami mengambil sampel darah untuk diperiksa di laboratorium, terutama untuk mengantisipasi penyakit anthrax. Di Sulawesi Selatan, dan Indonesia pada umumnya, masih ada risiko anthrax yang perlu diwaspadai,” kata Reza.

Dengan adanya temuan ini, DP2 Makassar berharap masyarakat lebih waspada dan memastikan hewan kurban memenuhi syarat kesehatan dan kelayakan sebelum disembelih.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.