Kota Makassar Siaga Bencana Banjir dan Angin Puting Beliung

Kota Makassar Siaga Bencana Banjir dan Angin Puting Beliung

K
R
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menetapkan status siaga bencana banjir dan angin puting beliung. Hal itu merujuk pada prakiraan cuaca dan pasang air laut.

Dari pemantauan, pada pukul 18.00 Wita, Rabu, 19 Januari 2022 akan terjadi banjir dan genangan.

Menurutnya, hujan lebat kemungkinan akan berlangsung sampai 21 Januari 2022 mendatang sesuai prakiraan BMKG.

Danny pun menginstruksikan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat dan lurah untuk segera melaksanakan protokol siaga bencana banjir dan angin puting beliung.

“Kepada seluruh masyarakat kota, diimbau untuk bersiap dan berdoa, dan lebih banyak berada di rumah,” kata Danny Pomanto, Rabu, 19 Januari 2022.

Baca Juga

Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Makassar Achmad Hendra Hakamuddin mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan atas dampak perubahan cuaca, berupa angin kencang tiga hari ke depan, menyusul empat rumah warga terdampak puting beliung.

“Kita imbau masyarakat tetap waspada atas kondisi perubahan cuaca tiga hari ke depan ini dengan intensitas hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang,” kata Achmad.

Ia menyebutkan dampak hujan yang membawa angin kencang berskala ringan itu telah merusak empat rumah warga di dua lokasi.

Dampak kerusakan rumah warga akibat diterpa angin kencang telah diasesmen tim BPBD agar bisa mendapat bantuan dari pemerintah.

Sebelumnya, BMKG wilayah IV Makassar, Sulsel telah mengeluarkan peringatan dini atas prakiraan cuaca selama tiga hari ke depan, 18-20 Januari 2022.

Wilayah Sulsel berpotensi hujan dengan intensitas tinggi terjadi di Kota Makassar, Parepare, Kabupaten Soppeng, Barru, Pangkajene dan Kepulauan, Maros, Gowa, Takalar, Jeneponto, dan Kepulauan Selayar.

Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar Rizky Yudha melalui keterangan tertulisnya menyampaikan dari hasil analisis dinamika atmosfer, terpantau adanya pola pertemuan massa udara dan belokan angin di wilayah Sulsel yang dapat meningkat.

“Sementara hasil analisis perkembangan musim hujan hingga Dasarian I Januari 2022 menunjukkan 75 persen zona musim di wilayah Sulsel sudah memasuki musim penghujan,” kata dia.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.