2.039 Orang Rapid Test Gratis Pemprov Sulsel, 44 Orang Dinyatakan Reaktif

Hasil rapid test gratis yang diadakan Pemprov Sulsel.

Terkini.id — Hingga hari kelima Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel mengadakan pelayanan rapid test gratis di dua tempat yakni, di Gedung PKK Sulsel Jalan Masjid Raya dan Kantor Dinas Kesehatan Sulsel.

Dari 2.039 peserta yang mengikuti rapid test gratis, 44 orang dinyatakan reaktif, hingga Jumat 10 Juli 2020.

Pemprov Sulsel sejak memberlakukan perjalanan antara kota/kabupaten terutama saat memasuki kota Makassar, wajib memiliki surat keterangan bebas Covid-19.

Olehnya itu, Pemprov memberikan fasilitas rapid test gratis di dua lokasi di Kota Makassar yaitu, Kantor Dinas Kesehatan Sulsel dan Gedung PKK Sulsel. 

Disiapkan kuota 500 pemeriksaan setiap harinya. Peserta terlebih dahulu dipersilahkan untuk mendaftar online.

Menarik untuk Anda:

Program ini hadir sebagai upaya Pemprov untuk melakukan testing masif untuk menemukan warga yang terpapar. 

Ini juga hadir sebagai solusi masyarakat yang ingin memeriksakan kesehatan terkait Covid-19 dan membutuhkan bukti surat keterangan bebas Covid-19 untuk digunakan keluar Kota Makassar atau daerah lain di Indonesia yang membutuhkan surat keterangan tersebut, bagi orang yang akan masuk ke satu wilayah. 

Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah mengatakan, tidak semua warga bisa melakukan test mandiri berbayar, sehingga Pemerintah Sulsel hadir dengan layanan test cepat gratis.

“Pokoknya masyarakat ada pilihan, silahkan datang kalau mau gratis datang ke Jalan Masjid Raya ke Gedung PKK dan ke Dinas Kesehatan Sulsel, sekarang ada juga di Bandara, makanya kita buka itu,” kata Nurdin Abdullah.

Bagi yang reaktif juga langsung diberikan edukasi di tempat test, disampaikan bagaimana bahayanya virus ini, memutus mata rantainya dan menghindari penularan ke orang lain. 

Termasuk pilihan apakah akan melakukan isolasi mandiri atau ikut program karantina yang diberikan Tim  Gugus Covid-19 Sulsel melalui Program Duta Covid-19. 

Sedangkan untuk dinyatakan Positif Covid-19, maka harus dilakukan pemeriksaan lanjutan Swab PCR terlebih dahulu. 

“Kedua bapak atau ibu harus isolasi. Dan isolasinya mandiri atau ikut Duta Covid-19, itu tawarannya. Tetapi bagi yang mau tetap isolasi rumah, kita harus tinjau rumahnya. Tim Gugus lihat kondisinya, jika tidak memungkinkan anda harus masuk ke Duta Covid-19. Hingga kemarin, Rabu, 32 yang reaktif dari seribu lebih peserta,” tuturnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Pemprov Sulsel Gandeng PT IKI, Siapkan Kapal Fiber untuk Nelayan

Musda IJTI Sulsel, Jurnalis Televisi Diminta Ikut Edukasi Masyarakat

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar