7 Warga Barru Terjangkit Corona Kini Negatif di Swab Test Pertama

Terkini.id, Barru – Kabar baik untuk warga Barru, khususnya terkait tujuh warga yang sempat positif corona. Pasalnya, hasil swab pertama semenjak menjalani masa isolasi di Makassar, kini dinyatakan negatif.

Juru Bicara Khusus Covid-19 Barru, dr Amis Rifai menyebutkan, sebelum memastikan tujuh warga tersebut benar-benar terbebas dari virus corona, pihaknya masih menunggu swab kedua yang akan dilakukan Rabu 27 Mei 2020.

“Untuk hasil swab pertama, alhamdulillah mereka dinyatakan negatif. Dan Insya Allah, hari Rabu akan dilakukan lagi swab kedua. Bila nantinya hasil yang ditunjukkan tetap negatif, maka ketujuh warga itu bisa kembali ke rumahnya masing-masing,” kata Amis melalui rilisnya, Senin 25 Mei 2020.

Sekadar diketahui, 7 warga tersebut, terdiri dari 1 santri, 1 guru di pesantren, 4 tim medis, dan 1 kepala Puskemas. Mereka sedang menjalani masa “Wisata Covid-19” di salah satu hotel yang ditunjuk Pemprov Sulsel.

Amis Rifai yang tak lain kepala Dinas Kesehatan Barru menambahkan, penanganan pasien positif corona tidak ada batas waktunya. Baru bisa dinyatakan sembuh atau terbebas dari virus corona jika hasil swab menunjukkan negatif. Itupun harus dilakukan minimal dua kali.

Menarik untuk Anda:

“Kita berharap, mudah-mudahan hasil swab kedua menunjukkan negatif, biar bisa kita pulangkan ke rumahnya masing-masing,” tambahnya.

Mengenai adanya tiga tenaga kesehatan di Mallusetasi yang reaktif di rapid test, pihaknya sudah menindaklanjuti dengan mengambil sampelnya untuk pemeriksaan swab di Makassar. Hasilnya sementara ditunggu satu-dua hari ini.

Selain itu, mulai Selasa 26 Mei 2020, pihaknya akan kembali merilis setiap hari perkembangan penanganan Covid-19 di Media Center Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Bupati Barru: Penularan Covid-19 Sudah Terkendali

Satu Santri Asal Barru Sembuh dari Corona, Langsung Diantar Bupati Pulang Kampung

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar