Tangani Pasien COVID-19, Puluhan Tenaga Medis di Barru Jalani Rapid Test

Ketua Tim Gugus Tugas Barru, Suardi Saleh

Terkini.id, Barru – Pemerintah Kabupaten Barru, langsung mengambil tindakan terhadap 20 tenaga medis, yang sempat melakukan penanganan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Barru yang kini sesuai hasil Swab dinyatakan Positif Covid-19, harus menjalani pemeriksaan Rapid Test, untuk memastikan 20 petugas medis tersebut tidak tertular.

Pasien tang dinyatakan positif tersebut, merupakan santri yang pulang kampung, dari pesantren yang ada di Jawa Timur, selama dalam proses perawatan di RSUD Kabupaten Barru, 20 tenaga medis itulah yang keluar masuk untuk melakukan penanganan sementara.

Juru Bicara Khusus Covid-19 Barru, dr Amis Rifai, menuturkan, pihaknya memang telah meminta 20 tenaga medis tersebut untuk dilakukan penanganan lebih lanjut, termasuk melakukan Rapid Test untuk memastikan selama proses pelayanan tidak ada tenaga medis yang tertular secara lokal.

“Sekarang kita sementara lakukan karantina terhadap 20 tenaga medis tersebut di Bola Soba’e, dan menjalani pemeriksaan Rapid Test,”katanya, Kamis 7 Mei 2020.

Amis Rifai menambahkan, hingga hari ini, warga yang positif corona masih satu. Sejak kemarin sudah di bawa ke Makassar menjalani perawatan dan karantina di hotel yang ditunjuk oleh Pemprov Sulsel.

Menarik untuk Anda:

“Sampai saat ini warga yang positif terjangkit virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Barru, baru satu orang dan sementara dalam penanganan di Makassar,”ungkap dia.

Sehari sebelumnya, Ketua Tim Gugus Tugas Barru, Suardi Saleh, menuturkan, langkah menempatkan para tenaga medis di Bola Soba’e, bukan berarti mereka ikut terjangkit. Melainkan bagian antisipasi agar sementara waktu tidak bersentuhan atau berinteraksi dulu dengan para keluarganya.

Sekadar diketahui, sesuai standar penanganan Covid, mereka yang pernah bersentuhan dengan pasien atau warga yang positif corona, harus menjalani karantina mandiri selama 14 hari, sambil melihat perkembangannya.

Jika selama masa karantina ditemukan ada yang reaktif positif di rapid test, maka Tim Gugus Tugas langsung mengarahkan menjalani pemeriksaan swab untuk menentukan apakah terjangkit corona atau tidak.

Sedangkan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP), sisa tiga. Masing-masing 1 di Mallusetasi, 1 di Kecamatan Barru, dan 1 di Tanete Rilau. Khusus Orang Tanpa Gejala (OTG dari lebih 1.000 yang sempat dipantau, kini sisa 128 orang.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Soal Goyang Dua Jari Suardi Saleh, Tim: Bukan di Lokasi Kampanye

Bawaslu Barru Gelar Rakor Bersama Mitra Pengawas Pemilu

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar