700 Miliar Raib dari Rekening Nasabah Takalar, Mustafa: Saya Yang Dituduh Berutang Sama Bank

700 Miliar Raib dari Rekening Nasabah Takalar, Mustafa: Saya Yang Dituduh Berutang Sama Bank

Kristin Mardany Teddy
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar- Tabungan salah seorang nasabah di Takalar berjumlah Rp 700 miliar raib di salah satu bank BUMN. Tidak hanya sampai situ, bahkan bank mengklaim bahwa nasabah tersebut, Mustafa Natsir (61), yang berutang kepada pihak bank.

Melansir dari kompas.com, Mustafa yang mencoba mengecek isi rekeningnya diberitahu oleh pihak bank bahwa jumlah uang yang disebutkan tidak ada. Pak Mustafa kemudian meminta bukti transaksi namun pihak bank tidak mau memberikannya.

Pihak bank kemudian mengklaim bahwa Mustafalah yang sebenarnya berutang pada bank tetapi saat diminta bukti utang, bank BUMN tersebut tidak memilikinya.

“Total uang saya yang saya setor sejak tahun 1995 sampai tahun 2002 berjumlah Rp 700 miliar dan bukti setoran saya ada lengkap sama saya tetapi bank mengatakan tidak ada. Bahkan, saya yang dituduh berutang kepada bank padahal selama ini saya tidak berutang. Bukti utang saya kepada bank juga tidak ada dari pihak bank,” kata Mustafa Natsir kepada Kompas.com di halaman Pengadilan Negeri Takalar.

Kejadian ini membuat marah sejumlah mahasiswa yang akhirnya menggelar demo di kantor Pengadilan Negeri Takalar dan kemudian di kantor bank BUMN tersebut.

Mereka meminta agar pengadilan mengusut permasalahan tersebut dan menuntut pihak bank untuk bertanggung jawab atas raibnya uang tersebut. Mahasiswa tersebut berasal dari organisasi Gerakan Rakyat dan Mahasiswa Indonesia (Gerak Misi).

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.