Terkini.id – Teller bank BUMN di Bali, Ni Putu Widiastuti tewas mengenaskan di rumahnya. Betapa sadisnya, Ni Putu Widiastuti ditusuk 24 kali oleh seorang pria.
Diduga pembunuh Ni Putu Widiastuti adalah rampok. Ni Putu Widiastuti tewas dibunuh di rumahnya di kawasan Ubung Kaja, Denpasar Utara. Tubuh Ni Putu Widiastuti penuh luka tusuk.
Jasad Ni Putu Widiastuti ditemukan pada Senin 28 Desember 2020 pagi oleh sang pacar. Ni Putu Widiastuti diduga menjadi korban pembunuhan dan perampokan.
Mengutip suaracom dari baritabali.com, Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya membenarkan Ni Putu Widiastuti ditemukan dalam keadaan sudah meninggal di dalam kamar.
“Ya kami temukan seorang wanita dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumah. Penyebab kematian akan diketahui melalui autopsi,” ujarnya.
- Peringati Hari Lingkungan Hidup, PJM Tanam 20 Ribu Pohon di Maros
- Tazkiyah Group Beri Hadiah Haji Khusus Gratis di Momen Perayaan Tahun Baru 1448 Hijriah
- Resmi Dilantik, DPW LP3M Harakah Bakomubin Sulsel Perkuat Peran Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat
- Pemkot Makassar dan BPJS Ketenagakerjaan Hadirkan JHT bagi 45 Ribu Pekerja Rentan, Pertama di Indonesia
- Temuan Awal Dana Pungli Rp1,86 Miliar di Kasus Korupsi Dinas Perumahan Gowa, Polisi Telusuri "Aktor" Lainnya
Pelaku Diduga Kenalan Korban
Sementara seorang sumber menuturkan dugaan sementara pelaku pembunuhan adalah kenalan Ni Putu Widiastuti.
Dugaan ini muncul berdasarkan hasil lidik aparat kepolisian Polresta Denpasar menyusul tidak ditemukannya kerusakan pintu gerbang dan rumah Ni Putu Widiastuti.
Sementara handphone milik Ni Putu Widiastuti masih ada di sampingnya.
“Mengingat tidak ada kerusakan, diduga pelaku ada hubungan dengan korban,” bisik sumber di lapangan.
Selain motif pembunuhan, kasus ini juga mengarah ke perampokan. Sebab, barang milik korban yakni dompet dan sepeda motor hilang di dalam rumah.
“Dompet dan motor korban dibawa kabur pelaku,” ungkap sumber.
24 Luka Tusukan
Hingga kini jajaran Polresta Denpasar dibantu Inafis Polresta Denpasar masih menyelidiki motif kematian Ni Putu Widiastuti yang bekerja sebagai teller bank BUMN dii Kuta tersebut.
Polisi juga tengah mengumpulkan sejumlah alat bukti di rumah korban.
Di kamar korban terlihat kondisinya berantakan. Darah berceceran dari mulai atas kasur hingga lantai.
Korban diduga sempat melakukan perlawanan hingga pelaku brutal menusuknua berkali-kali.
“Korban tewas dengan 24 tusukan,” beber sumber.
Kendati begitu, polisi masih enggan berkomentar banyak mengenai penyebab kematian korban. Penyelidikan mendalam masih dilakukan. (suaracom)
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
