Terkini.id, Makassar – Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) membangun kerja sama dengan Universitas Indonesia Timur (UIT) ihwal pendidikan profesi advokat. Hal itu dibuktikan melalui Memorandum of Understanding (Mou) dan Memorandum of Agreement (MoA) yang berlangsung di Hotel Claro, Makassar, Jumat 16 Agustus 2019.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Advokad Indonesia (DPP AAI) Muhammad Ismak berharap, ke depan, peminat yang ingin menjadi advokat bisa mendaftar di AAI.
“Saya berterima kasih ke UIT karena menjadi pertama kali bekerjasama dengan AAI Makassar, sehingga ke depan bisa lebih banyak lagi kerjasama,” kata dia kepada Terkini.id.
Sebelumnya, pendidikan advokasi advokat sudah pernah dilakukan di kota lain, seperti Bali, Bandung, Medan, Jakarta.
“Makassar yang ke-5 dari seluruh cabang AAI di Indonesia,” kata dia.
Ismak menyebut penyelenggaraan pendidikan profesi advokat baru diselenggarakan setelah 15 tahun. Ia mengatakan hal itu berimbas pada tidak adanya regenarasi di AAI.
“Sekarang dengan adanya pendidikan ini berarti akan lahir advokat-advokat yang lahir di tangan AAI sendiri,” ungkapnya.
Sementara itu, Rektor UIT Andi Maryam berharap dengan adanya kerjasama dengan AAI dapat memberi nuansa tersendiri bagi UIT. Memang, kata dia, UIT diharapkan dapat membangun kerjasama sebanyak-banyaknya.
“Kenapa? Salah satunya untuk membangun kepercayaan masyarakat. Selain itu, mahasiswa mendapatkan tempat praktek. Di mana di dalam kerja sama itu menyangkut Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ungkapnya.
Menurut Andi Maryam melalui kerjasama tersebut bisa melakukan pengabdian kepada masyarakat bersama AAI, dan melakukan penelitian.
“Kalau pendidikan, tunggu ada izin untuk pelaksanaan program profesi karena itu ada izin tersendiri dari kemenristekdikti RI,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
