Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial Abu Janda kembali menunjukkan postingan kontroversial di media sosial.
Di tengah maraknya seruan boikot terhadap produk Prancis, pemilik nama asli Permadi Arya tersebut justru sengaja makan di restoran Prancis.
Apa alasannya?
Abu Janda menyebut aksinya itu sebagai bentuk meneladani ajaran Nabi Muhammad, yaitu yang senantiasa memaafkan mereka yang menghinanya.
“Orang pada boikot produk Prancis saya hari ini makan masakan Prancis,” kata dia dalam video yang banyak beredar di media sosial, Kamis, 29 Oktober 2020.
- Bupati Syaharuddin Alrif Luncurkan Desa Binaan MUI, Perkuat Akidah hingga Ekonomi Warga Sidrap
- Turnamen AAS CUP II 2026 Digelar Mei, Alumni Unhas Siap Reuni Lewat Mini Soccer
- Kapus dan Guru PNS Terpilih Anggota BPD, BKPSDM Jeneponto Tegaskan ASN dan PPPK Tidak Boleh Rangkap Jabatan
- ART Tampil Perkasa di Mandalika Racing Series 2026, Borong Podium di Berbagai Kelas
- Pererat Sinergi, Bupati Sidrap Sambut Kunjungan Silaturahmi Kepala KPP Pratama Parepare
“Kenapa? Karena Nabi Muhammad mengajarkan pada saya umatnya untuk memaafkan penghinanya,” kata dia lagi.
Setelah itu, Abu Janda pun terlihat mulai menikmati makanannya dengan wajah yang dihiasai senyuman.
Seruan boikot produk Prancis berawal dari pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dianggap menghina Islam. Macron menyatakan akan melawan separatisme Islam.
Dia menggambarkan keyakinan tersebut sebagai salah satu yang berada dalam krisis di seluruh dunia saat ini.
Dua pekan kemudian, guru bahasa Prancis Samuel Paty dipenggal kepalanya di luar sekolah karena menunjukkan kartun Nabi Muhammad tersebut di kelasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
