Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Abu Janda, mengomentari terkait video ceramah Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang menyinggung soal penggal kepala penghina Nabi Muhammad SAW.
Lewat unggahan video di Instagram miliknya, Rabu 18 November 2020, Abu Janda menyindir isi ceramah Rizieq Shihab tersebut.
Bahkan, pria bernama lengkap Permadi Arya itu menantang Rizieq ke Bandung sendirian untuk melakukan pemenggalan itu.
“Jadi manuasia jangan Pengecut.. mau penggal kok nyuruh2 umat? Kalo berani dateng sendiri sini ke Bandung.. Yuk ah ditunggu!” ujar Abu Janda dalam videonya itu.
Pada cuplikan di tayangan video tersebut, juga tampak Abu Janda memparodikan lagu Lupa-Lupa Ingat milik Kuburan Band.
- Ketua Bawaslu Sulsel Ingatkan Bahaya Birokrasi Terkooptasi Politik
- Efek Kehadiran Bupati, Jeneponto Menggila di Piala Gubernur Sulsel, Kalahkan Gowa 3-0
- Makassar dan Sejumlah Wilayah Sulsel Mati Listrik, Simak Penjelasan PLN
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Perkuat Pasokan LPG 3 Kg di Wilayah Sulselbar Terdampak Kemarau
- Kapal Kemanusiaan KALLA Bawa 800 Paket Bantuan dan Relawan ke NTT, Prioritaskan Daerah Belum Terjangkau
Namun, dalam video parodinya itu ia mengganti lirik kata ‘lupa’ dengan kata ‘penggal’.
“Penggal.. Penggal, penggal, penggal, penggal saja leherku. Pasrah.. Pasrah, pasrah, pasrah, kalo itu yang kau mau,” demikian lirik yang tertulis dalam video itu.
“Sadis.. Sadis, sadis, sadis kok kamu kayak ISIS,” sambungnya.
Sebelumnya, beredar video ceramah Habib Rizieq Shihab yang menyinggung kinerja pemerintah dan aparat kepolisian yang tidak menindak tegas penghina Nabi Muhammad SAW.
Dalam video berdurasi 40 detik itu, Rizieq mengatakan jka para penghina Nabi tersebut dibiarkan, maka tidak menutup kemungkinan kejadian pemenggalan seperti yang terjadi di Prancis juga terjadi di Indonesia.
“Saya imbau kepada pemerintah, khususnya kepada Kepolisian kita kasih tau,Kalau tidak mau terjadi peristiwa seperti di Perancis, penghinaan nabi dipenggal, penista-penista agama proses dong,” ujarnya dalam video itu.
Rizieq Shihab pun menegaskan, jika para penista agama tersebut tidak diproses, maka jangan salahkan apabila peristiwa pemenggalan seperti di Prancis juga terjadi di Indonesia.
“Kalau tidak diproses, jangan salahkan umat Islam kalau besok kepalanya ditemukan di jalanan,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
