Terkini.id, Jakarta – Ade Yasin yang saat ini menduduki kursi sebagai Bupati Bogor telah tertangkap OTT KPK terkait dugaan penyuapan bersama calon tersangka koruptor lainnya.
Ade Yasin merupakan adik kandung dari Rahmat Yasin yang telah lebih dahulu merasakan nikmatnya jeruji besi. Tertangkapnya Ade Yasin mengingatkan publik dengan kakak kandungnya tersebut yang juga pernah menjabat sebagai Bupati Bogor.
Rahmat Yasin adalah politisi yang berasal dari partai politik PPP dan tertangkap OTT KPK pada 7 Mei 2014.
Dilansir dari detik.com, Rabu 27 April 2022, bahwa Rahmat Yasin terlibat kasus penyuapan pemberian rekomendasi alih fungsi hutan lindung di kawasan Puncak, Bogor.
Rachmat Yasin terbukti menerima suap dari Kwee Cahyadi Kumala alias Swie Teng, yang juga Komisaris Utama PT Bukit Jonggol Asri (PT BJA).
- Terdakwa Ade Yasin Memberikan Rp 100 Juta Buat Biaya Sekolah, Buat Siapa?
- Ade Yasin Didakwa Memberikan Suap Rp 1,9 Miliar Pegawai BPK Jabar, Terungkap Orang Kepercayaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Cikuluwung Sindir Keras Bupati Bogor: Seperti Dibom Nuklir Rusia!
- Ade Yasin Bupati Nonaktif Bogor Suap BPK 2M? KPK Menetapkan Agus Khotib Sebagai Saksi
- Bela Bupati Bogor yang Terjerat Kasus Suap, PDIP: Dia Baik, Transparan! Dia Terpaksa!
Rahmat Yasin mendapatkan komisi sebesar Rp5 miliar dan menurut Pengadilan Tinggi Bandung, akibat dirinya menerima suap sehingga terjadi alih fungsi hutan Bogor yang mengakibatkan Jakarta diserang banjir besar.
Ini merupakan kasus pertama Rahmat Yasin dan ia telah mendapatkan hukuman sebesar 5,5 tahun penjara.
Pada bulan Mei 2019, Rahmat Yasin dinyatakan bebas dari penjara setelah mendapatkan Cuti Menjelang Bebas (CMB) dari masa hukumannya.
Namun pada 25 Juni 2019, Rahmat Yasin kembali ditangkap KPK dengan tuduhan bahwa dirinya telah memotong pembayaran dari beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD) sebesar Rp8,9 miliar.
Uang itu diduga digunakan untuk biaya operasional dan kebutuhan kampanyenya pada 2013 dan 2014. Tidak berhenti sampai disitu, Rahmat Yasin juga menerima 20 hektare tanah dan mobil. Pemberian tanah itu dilakukan oleh seorang pengusaha bernama Rudy Wahab.
Tanah yang diberikan seluas 170.442 meter persegi di Desa Singasari, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor. Ia juga menerima satu unit mobil merek Toyota Alphard Vellfire G 2400 cc tahun 2010 warna hitam dari Mochammad Ruddy Ferdian.
Pemberian gratifikasi uang Rp8,9 miliar disebut atas permintaan Rahmat Yasin guna kepentingan Pilkada Kabupaten Bogor 2013 dan Pileg 2014.
Untuk kasus kedua ini, Rahmat Yasin mendapatkan hukuman penjara selama 2 tahun 8 bulan pada bulan Maret 2021 lalu. Saat ini Rahmat Yasin menjadi penghuni Lapas Sukamiskin.
Sebagai informasi bahwa adik kandung dari Rahmat Yasin, Ade Yasin yang saat ini menjabat sebagai Bupati Bogor pada Selasa 26 April 2022 telah tertangkap dalam OTT KPK.
Ade Yasin diduga terlibat kasus penyuapan. Namun hingga saat ini pihak KPK masih menghitung uang tunai yang diduga menjadi alat bukti suap Ade Yasin beserta para calon tersangka koruptor lainnya.
KPK membutuhkan waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum dari Bupati Bogor Ade Yasin dan juga mengumumkan ke publik mengenai jumlah uang suap yang diduga diterima oleh Ade Yasin dan para pihak yang terlibat.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
