Ajak Masyarakat Donor Darah, PMI Makassar: Kami Sudah Jalankan Protokol Kesehatan

Donor darah PMI Makassar

Terkini.id, Makassar – Adanya pademi virus Covid-19 membuat stok darah di PMI Kota Makassar menipis, apalagi disaat yang bersamaan pademi demam berdarah juga terjadi di Kota Makassar.

Hal ini yang menyebabkan permintaan darah di PMI Kota Makassar meningkat, sehingga ketersediaan darah menipis.

Menanggapi hal tersebut Polrestabes Makassar mengadakan kegiatan donor darah yang bertujuan untuk membantu ketersediaan stok darah PMI Makassar karena permintaan pasien dirumah sakit.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Polrestabes Makassar, Kamis 28 Mei 2020.

Dalam kesempatan ini, Ketua PMI Makassar Dr Syamsu Rizal Mi dan Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Yudhiawan Wibisono, hadir memantau langsung aksi sosial donor darah ini.

Menarik untuk Anda:

Dari pantuan, nampak puluhan personil Polrestabes Makassar, baik itu laki laki maupun perempuan ikut mendonorkan darahnya.

Ketua PMI Makassar Dr Syamsu Rizal Mi mengaku bahwa saat ini stok darah di PMI Makassar tersisa 400-an kantong dan itu hanya cukup untuk dua sampai tiga hari ke depan.

Hal ini disebabkan karena masyarakat takut untuk mendonor selama masa pademi virus covid-19 yang bersamaan dengan pandemi demam berdarah.

“Masyarakat tidak perlu lagi takut untuk mendonorkan darahnya, karena kami di PMI sudah menjalankan protap protokol kesehatan,” kata Deng Ical sapaan akrab dari Ketua PMI Makassar Syamsu Rizal.

Oleh sebab itu, mantan Wakil Wali Kota Makassar ini mengajak semua pihak untuk menyumbangkan darahnya guna membantu menjaga stok darah di PMI Makassar.

“Bukan hanya TNI dan Polri. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berpartisipasi mendonorkan darahnya,” ajaknya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Anggota DPRD Jadi Penjamin Jenasah Pasien Covid-19, IDI Makassar: Itu Kesalahan Fatal

Pj Wali Kota Sidak Sejumlah Ruangan Pegawaidi Balaikota, Ada Apa

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar