Terkini.id, Jakarta- Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dikabarkan akan segera bertemu untuk perundingan perang Rusia Ukraina yang sudah berlangsung selama dua bulan.
Pertemuan ini direncanakan setelah ada kemajuan dalam pembicaraan dengan Rusia menurut negosiator Ukraina.
Dikutip dari CNBC Indonesia, CNN Internasional melaporkan Anggota Tim Perunding Ukraina David Arakhamia menyebut posisi Ukraina sudah disambut oleh pihak Rusia dalam beberapa kunci masalah dan memberikan peluang konsultasi langsung antara Putin dan Zelensky.
Arakhamia menjelaskan, kemungkinan pertemuan antara Putin dan Zelensky akan difasilitasi oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
“Kami mengumumkan posisi Ukraina di Istanbul. Rusia telah memberikan jawaban resmi untuk posisi kami, yaitu bahwa mereka menerima posisi ini, kecuali untuk masalah Krimea,” kata Arakhamia, dikutip Minggu 3 April 2022.
Sebelumnya, Ukraina sudah mengajukan gencatan senjata yang akan didukung oleh aliansi negara-negara pendukung Ukraina.
Sementara itu, status Krimea yang telah dianeksasi oleh Rusia pada tahun 2014 menjadi titik penting dalam negosiasi potensial antara pihak Rusia dan Ukraina.
Krimea disebut Ukraina dan para pendukungnya diduduki oleh Rusia secara ilegal. Sedangkan pihak Rusia mengatakan secara konsisten Krimea telah memiliki status yang jelas.
Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba, mengatakan belum menerima adanya konfirmasi resmi posisi tersebut secara tertulis.
“Secara lisan, pada kemarin, dalam konferensi video, kami mendengar bahwa pihak Rusia tidak keberatan dengan posisi [Ukraina] seperti itu,” kata Arakhamia.
Saat ini, Arakhamia bersama Tim Perunding Ukrania tengah menyiapkan beberapa dokumen untuk pertemuan Presiden Rusia dan Ukraina. Mereka juga tengah mempersiapkan segala kebutuhan penunjang realisasi pertemuan Putin dan Zelensky.
“Kemarin, Erdogan menelepon kami dan Vladimir Putin. Dia diduga mengonfirmasi bahwa mereka siap untuk mengadakan pertemuan dalam waktu dekat. Baik tanggal maupun tempatnya tidak diketahui. Tapi kami percaya kemungkinan besar itu akan terjadi di Istanbul atau Ankara,” kata Arakhamia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
