Akibat Pandemi, Seleksi CPNS Belum Menemui Titik Terang

CPNS
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Basri Rakhman

Terkini.id, Makassar – Akibat pandemi Covid-19, pemerintah pusat belum memutuskan melanjutkan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) semula direncanakan pada 25 Maret 2020. Namun, pemerintah pusat menunda rangkaian seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) akibat pandemi Covid-19.

Hal Itu tertuang dalam Surat Menpan dan RB Nomor B/318/M/SM/01.00/2020 tanggal 17 Maret 2020 tentang Penundaan Jadwal SKB Seleksi CPNS Formasi Tahun 2019.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Basri Rakhman mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat.

“Kalau Kota Makassar tidak ada masalah kalau mau ini (lanjutkan SKD CPNS), tetapi persoalannya lagi menjaga physical distancing,” kata Rakhman, Jumat, 15 Mei 2020.

Menarik untuk Anda:

Jika dianggap perlu, meskipun di tengah pandemi Covid 19, pihaknya siap menggelar tes lanjutan CPNS dengan tetap menjaga physical distancing dan menjalankan protokol Covid-19.

“Siap, kami siap saja karena ruangan yang kami siapkan di sana (Unhas) luas. Ditambah lagi sekarang pesertanya tak sebanyak tes pertama,” ujarnya.

Menurut Rakhman, dirinya sudah menyiapkan skenario jika menang pelaksanaan seleksi CPNS dilanjutkan tahun ini.

“Tinggal ditambah harinya, misalnya kita lihat jumlah peserta ruangan tidak bisa menampung dan berpotensi menimbulkan kepadatan peserta, maka kita tambah harinya dengan mengurangi peserta di ruangan sebanyak 50 persen,” ungkapnya.

Rakhman mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan segalanya sebelum pandemi. Mulai dari fasilitas tes CPNS hingga gedung.

“Anggaran juga sudah teranggarkan, fasilitas juga kami siap. Jadi kami siap tahun ini karena lokasinya yang sama seperti tes tahap pertama lalu. Tempat juga sudah dibayar sampai seleksi CPNS ini selesai,” jelasnya.

“Itu kita akan laksanakan jika ada petunjuk dari pusat,” tutup Rakhman.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Soal Dugaan Politisasi PKH, Fatma: Tungguma’

Keberpihakan Perempuan Makin Nyata Ke Fatmawati Rusdi

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar