Makassar Terkini
Masuk

Aktivis Desak BPK Audit Ulang Realisasi Wajib Tes PCR: Ini Adalah Tindakan yang Tidak Adil

Terkini.id, Jakarta – Empat empat organisasi masyarakat yakni LBH Kesehatan, Indonesia, Audit Watch, Petisi 28 dan Institut Politik Ekonomi Soekarno Hatta mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit ulang realisasi peraturan wajib tes PCR yang berdampak belanja masyarakat senilai Rp 23 triliun.

Hal tersebut disampaikan oleh Aktivis Petisi ‘28 dikarenakan merujuk pada UU nomor 15 tahun 2006 tentang BPK yang mengungkapkan keuangan Negara merupakan salah satu unsur pokok dalam penyelenggara pemerintahan Negara dan mempunyai manfaat yang sangat penting.

Aktivis Petisi ‘28 Haris Rusly Moti mengatakan bahwa tujuan Negara adalah mencapai masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera.

Selain itu, Haris Rusly mengatakan kewajiban tes PCR bagi pengguna moda transportasi udara dan atau pasien yang akan mendaoat tindakan medik, telah berimlikasi terhadao bertambahnya beban belanja masyarakat sekitar Rp 23 triliun. Dilansir dari Politikrmol. Selasa, 9 November 2021.

Ia bahkan menilai di saat perekonomian melemah dan kemiskinan meningkat, timbullah beban ekonomi masyarakat berupa kewajiban PCR hingga ini adalah tindakan yang tidak adil.

“Uang sebesar itu sangat signifikasn jikalau dipergunakan rakyat untuk membantu perekonomiannya. Bukan malah terkonsentrasi pengumpulan di tangan sekelompok entitas korporasi,” kata ke empat aktivis.

Haris Rusly juga mengatakan bahwa besarnya beban masyarakat yang dibelanjakan untuk PCR harulah diketahui publik. Sebab harga PCR menjadi di luar kelaziman.

Lanjut Kata haris, komponen pemeriksaan dalam penetapan batas tertinggi tariff PCR adalah bahan habis pakai berupa reagen hingga alat pelindung diri (APD) pertugas laboratorium, komponen administrasi dan biaya lainnya operasional mesin PCR dan listrik.

“Alokasi dana penanganan Covid 19 terkhusu pembayaran biasa tes PCR wajib diaudit sebagai pintu masuk audit terhadap keseluruhan kewajiban tes PCR sesuai aturan-aturan tersebut,” tutupnya.