Alasan Janggal Aulia Kesuma, Otak Pembunuhan Suami dan Anak Tiri di Sukabumi

Alasan Janggal Aulia Kesuma, Otak Pembunuhan Suami dan Anak Tiri di Sukabumi

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkini.id, Sukabumi – Aulia Kesuma (35) yang diketahui menjadi dalang pembunuhan suami dan anak tirinya, kini terancam hukuman mati.

Aulia dinyatakan oleh polisi sebagai otak pembunuhan dan pembakaran Edi Chandra Purnama alias Pupung (54) dan M Adi Pradana alias Dana (23), yang tak lain merupakan suami dan anak tirinya.

Polisi menerapkan Pasal 340 dan atau Pasal 338 KUHPidana tentang pembunuhan berencana terhadap Aulia Kusuma yang telah tega membunuh anak dan suaminya, warga Jalan Lebak Bulu 1 Kavling 129 B Blok U15, Kelurahan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Alasan Janggal Aulia Kesuma, Otak Pembunuhan Suami dan Anak Tiri di Sukabumi
Edi Chandra Purnama alias Pupung (54) dan M Adi Pradana alias Dana (23) semasa hidup

Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengatakan, kedua pasal tersebut dikenakan kepada tersangka Aulia Kesuma karena cara yang dilakukan tersangka Aulia Kesuma untuk menghabisi ayah dan anak itu cukup sadis.

Sewa Empat Pembunuh Bayaran

Alasan Janggal Aulia Kesuma, Otak Pembunuhan Suami dan Anak Tiri di Sukabumi
Sumber foto: Facebook Aulia Kesuma

Aulia menyewa empat pembunuh bayaran. Setelah kedua korban tewas, tersangka Aulia mengajak anak kandungnya Kelvin untuk membakar jasad dan mobil MPV pada Minggu 25 Agustus 2019.

“Artinya, pembunuhan ini telah direncanakan,” kata Rudy didampingi Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jabar Kombes Pol Iksantyo Bagus saat ekspos kasus di Aula Riung Mungpulung, Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung seperti dilansir dari Sindonews, Selasa 27 Agustus 2019.

Selain tersangka Aulia Kesuma, sambung Kapolda, penyidik masih mengembangkan keterlibatan tersangka lain dalam kasus ini, yaitu Kelvin, anak kandung Aulia.

“Penyidik tengah memburu empat eksekutor yang membunuh korban Edi Chandra dan Dana. Keempat eksekutor itu bernama Agus, Sugeng, Rodi, dan Alfat,” ujar Kapolda.

Alasan Pembunuhan

Dari keterangan tersangka, pembunuhan terpaksa dilakukan karena rumah tangga dan utang piutang.

Namun, jika alasan masalah utang, Aulia rupanya bisa membayar eksekutor untuk membunuh suaminya sendiri.

Ingin Kuasai Harta Suami

Dari penyidikan kasus ini, AK, sang istri yang menjadi otak pembunuhan sadis itu sengaja menghabisi nyawa suami dan anak tirinya karena ingin menguasai harta benda korban termasuk rumah.

Nasriadi menyebut, AK merupakan istri kedua dari Edi.

“AK ini istri kedua dari korban. Dari keterangan, motifnya ingin menguasai harta suaminya, semua atas nama suaminya, rumahnya atas nama suaminya, sekaligus menghilangkan akhir warisnya anak kandung suaminya,” kata Nasriadi saat dikonfirmasi wartawan, Selasa 27 Agustus 2019.

Nasriadi mengatakan, polisi juga sudah menggali keterangan AK setelah ditangkap dalam kasus tersebut.

AK menyewa empat pembunuh bayaran untuk menghabisi nyawa Edi dan Dana. Keduanya dieksekusi di kediamannya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Jumat 23 Agustus 2019.

Setelah itu, AK lalu mengajak anak tiri lainnya berinisial KV untuk membantu membuang jasad kedua korban di kawasan Cidahu, Sukabumi. Jasad keduanya kemudian dibakar di dalam mobil jenis Suzuki MPV pada Minggu 25 Agustus 2019 lalu.

“Kalau dari keterangan istrinya sih, sudah membawa eksekutor ke rumah, kemudian ketemu suaminya seperti enggak ada apa-apa, kemudian eksekutor menyusul masuk ke dalam rumah, kunci rumah juga diserahkan istrinya ke eksekutor,” terang dia.

Terkait pengungkapan kasus ini, polisi juga masih memburu empat pembunuh bayaran yang disewa AK untuk menghabisi nyawa Edi dan putra tirinya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.