Alasan Razia PSBB, PDIP: Satpol PP Minta Uang ke Pengusaha

Terkini.id, Jakarta – Politikus PDIP, Dewi Tanjung membeberkan adanya oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang meminta uang ke pengusaha kecil dengan alasan razia Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Hal itu diungkapkan kader PDIP tersebut lewat cuitannya di Twitter, Senin 1 Maret 2021. Ia pun meminta kepada Kepala Satpol PP untuk menindak tegas oknum anak buahnya yang melakukan hal itu.

“Tolong kepada Kepala SATPOL PP pusat Nyai minta Tolong Tindak Tegas Anak Buahnya di lapangan yang suka minta UANG sama pengusaha kecil dengan alasan Razia PSBB tapi endingnya minta uang,” cuit Dewi Tanjung.

Baca Juga: Sebut PKS Penghianat Bangsa, PDIP: Mereka Ingin Jatuhkan Pemerintahan Sah

Wanita yang akrab disapa Nyai ini menilai, perbuatan Satpol PP tersebut makin mempersulit beban pengusaha kecil khususnya di tengah pandemi saat ini.

“Jangan suka menyusahkan pengusaha kecil donk apalagi di tengah masa susah seperti saat ini,” tegas Dewi Tanjung.

Baca Juga: Sindir Pengajian PKS, Politikus PDIP: Kalau Ikut Harus Siap Poligami

Pada kicauan selanjutnya, Dewi Tanjung pun mengungkapkan bahwa oknum tersebut berasal dari Satpol PP Kabupaten Bogor.

“Siapa kepala Satpol PP kab Bogor Kasih tau anak BuahMu Jangan Suka Minta Uang sama Pengusaha kecil alasan PSBB,” ungkap Dewi Tanjung.

Adapun modus Satpol PP tersebut, kata Dewi, yakni menyegel tempat usaha milik pengusaha kecil dengan alasan tak mengikuti aturan PSBB.

Baca Juga: PDIP Sentil Anies Soal KPK DKI: Apa yang Sudah Dikerjakan...

Setelah itu, lanjut Dewi, oknum Satpol PP Bogor meminta uang senilai Rp10 juta kepada pengusaha tersebut.

“Tempat usaha orang diSegel endingnya Minta uang Rp 10 JT,” ujar Politisi PDIP ini.

Ia pun dengan tegas meminta kepada Satpol PP agar tak menyalahgunakan jabatan dan wewenangnya dengan memeras rakyat kecil, termasuk pengusaha kecil.

Jangan suka memanfaatkan jabatan & Baju dinas untuk memeras Rakyat kecil Mau jadi apa negara ini aparatnya tukang Palak,” ujarnya.

Sponsored by adnow
Bagikan