Diduga Anak Kiai Cabuli Santriwati di Ponpes Tuban, Warganet: Dan Terjadi lagi

Diduga Anak Kiai Cabuli Santriwati di Ponpes Tuban, Warganet: Dan Terjadi lagi

R
Fahri Setiadi
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Kasus pencabulan kepada santriwati kembali terulang diduga oleh anak kiai Tuban. Kali ini, kasus itu terjadi di salah satu Ponpes Tuban. Mengetahui hal tersebut, warganet seakan mengingatkan pencabulan yang juga pernah terjadi di Ponpes, menyebut dan terjadi lagi, Sabtu 23 Juli 2022.

Kasus pencabulan santriwati di Pondok Pesantren (Ponpes) wilayah Jawa Timur kembali terjadi. Sebelumnya, kasus tersebut ramai terjadi di daerah Ponpes di Jombang. Pelakunya seorang anak kiai, kini telah dijebloskan ke Rutan Kelad I Surabaya di Medaeng.

Saat ini muncul, santriwati yang sementara menempuh pendidikan agama di Ponpes kawasan Plumpang, Tuban, diketahui mengalami hal sama. Santriwati itu masih berusia 14 tahun berinisial M sudah melahirkan bayi laki-laki.

Pria yang diduga mencabuli santriwati berinisial AH (21), merupakan anak pemilik Ponpes. Karena perbuatan AH, korban M mesti menanggung malu. Wanita muda tersebut, sudah melahirkan seorang bayi laki-laki di Puskesmas dengan berat 2,90 kg, Selasa 19 Juli 2022 sekitar pukul 20.00 WIB.

Salah satu tokoh masyarakat setempat, Nanang Susanto, membenarkan peristiwa yang dialami M. Kejadian yang menimpa M memang mirip dengan kasus pencabulan oleh anak kiai di Jombang. Hanya saja untuk kedua orang tua korban tidak berani melaporkan kejadian yang menimpa anaknya, lantaran takut.

“Pelaku pencabulan tersebut merupakan anak dari tokoh agama atau kiai pemilik pondok pesantren. Orang tua korban tidak berani lapor polisi, karena pelaku anaknya kiai yang sangat dihormati,” sebut Nanang kepada wartawan, Jumat 22 Juli 2022.

Ia menyebut petugas dari Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Tuban, dan petugas kecamatan juga telah berkunjung melihat kondisi korban dan bersedia mendampingi.

Akan tetapi, pihak orang tua korban kondisinya masih trauma dan syok melihat anaknya yang sudah menjadi korban pencabulan, hingga melahirkan anak itu. Korban adalah santri yang setiap hari mengaji di lembaga pendidikan keagamaan atau pondok pesantren itu.

Disebut sejak setahun lalu korban bersama para santri lainnya, hampir setiap hari mesti bermalam di pondok pesantren itu. “Santri diharuskan bermalam dan tidur di bangunan semacam aula. Santri perempuan tidur di lantai atas dan santri laki-laki tidurnya di bawah. Aksi pencabulan diduga dilakukan pada saat korban bermalam tidur di ponpes, teman korban sesama santri juga seringkali melihat anak kiai tersebut mencabuli korban di malam hari,” ucapnya.

Di samping itu, seorang tetangga korban, Saji, mengatakan kasus pencabulan oleh putra kiai di kampungnya, telah ramai dan sudah banyak orang yang tahu.

Warga seakan enggan berkomentar atau protes, lantaran pelaku adalah anak kiai atau tokoh agama di desanya. “Kedua orang tua baik dari pelaku maupun korban tentu malu, anaknya kiai kok gitu,” ujarnya.

Pihak kepolisian kini masih melakukan penyelidikan terhadap informasi dugaan pencabulan santriwati itu. Tim dari unit perlindungan perempuan dan anak (PPA) Satreskrim Polres Tuban telah menuju lokasi untuk melakukan penyelidikan.

“Tim sudah menuju lokasi, saat ini sedang ditindaklanjuti oleh penyidik,” pungkas Kasatreskrim Polres Tuban, AKP M Gananta ketika ditemui di Mapolres, dilansir dari tribunmataraman.com.

Selain itu, warganet yang mengetahui hal tersebut, menyebut “Dan terjadi lagi…,” bebernya CELOTEH RECEH @M45Broo_ dalam cuitannya.

Diduga Anak Kiai Cabuli Santriwati di Ponpes Tuban, Warganet: Dan Terjadi lagi
Sumber Foto: Cuplikan Cuitan Warganet Soal Anak Kiai Cabuli Santriwati

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.