Masuk

Analis Militer Sebut Jenderal Dudung Akan Buat Sekolah Sendiri Jika Anaknya Tidak Diterima Akmil

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Connie Rahakundini selaku Analis Militer dan Pertahanan memberikan pengamatanya terkait isu keretakan hubungan yang terjadi antara KASAD Jenderal Dudung Abdurachman serta Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Menurut kabar yang beredar, konflik yang terjadi antara dua petinggi TNI ini diawali dari anak Jenderal Dudung Abdurachman yang masuk Angkatan Militer (Akmil) padahal tidak memenuhi persyaratan yang berlaku.

Dalam saluran YouTube bernama Akbar Faizal Uncensored, Connie Rahakundini menyebutkan Jenderal Dudung Abdurachman memiliki keinginan anaknya tidak hanya diterima tapi juga diangkat secara langsung.

Baca Juga: Dikabarkan Akan Jadi Pengganti Andika Perkasa, Jenderal Dudung Bilang Begini

Oleh karena itu demi anaknya itu, Jenderal Dudung Abdurachman diduga akan mendirikan sekolahnya sendiri.

“Kalau saya boleh cerita, ya, sebenarnya bukan cuma mau diterima, diangkat sendiri putranya. Itu Pak Dudung mau bikin pendidikan sendiri,” ujar Connie Rahakundini, dikutip terkini.id dari suara.com, Rabu 21 September 2022.

Connie Rahakundini menjelaskan terkait Jenderal Dudung Abdurachman yang ingin membuat sekolah sendiri, langkah tersebut akan diambil jika anaknya tidak diterima masuk Akmil.

Baca Juga: Relawan Soal Andika Perkasa Diharapkan Jadi Cawapres Anies Baswedan: Lebih Pantas Diusung sebagai Capres

“Angkatan, jadi karena itu enggak diterima, oke, gw bikin sekolah sendiri aja buat anak gw,” kata Connie Rahakundini.

Connie Rahakundini menegaskan apa yang ia ungkapkan terkait Jenderal Dudung Abdurachman berdasarkan fakta yang ada.

“You know me? Saya pernah enggak bicara enggak ada fakta?” tutur Connie Rahakundini.

“Mangkanya kenapa saya tuh merasa ini harus dibenahi karena enggak pernah ada kejadian kepala staf begini,” lanjut Connie Rahakundini.

Baca Juga: HUT Ke-77 TNI, Kodim 1425 Jeneponto Gelar Gerak Jalan Santai dan Bersihkan Hutan Kota

Sebagai informasi, rumor mengenai hubungan yang diduga tidak akur antara dua jenderal tersebut diawali dari ucapan anggota DPR RI Partai PDIP, Effendi Simbolon.

Dalam rapat bersama yang diadakan antara TNI dan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) di Komisi I DPR pada Senin 5 September 2022 lalu, Effendi Simbolon mempertanyakan rumor soal hubungan yang renggang antara kedua belah pihak.

Effendi Simbolon menilai hubungan tidak akur terjadi lantaran anak Jenderal Dudung Abdurachman yang awalnya tidak lulus masuk Akmil.

Anak Jenderal Dudung tidak bisa masuk Akmil karena tidak memenuhi persyaratan yang berlaku, yaitu umur dan tinggi badan.

“Saya punya catatan ini tidak elok kalau saya sampaikan, Pak, dari mulai pertentangan soal ini, soal ini, banyak sekali catatannya sampai ke urusan anak Pak Jenderal Dudung yang katanya tidak lulus karena umur dan karena tinggi badan katanya. Saya nggak tahu, silakan nanti Bapak jelaskan,” papar Effendi Simbolon.

Tanggapan dari Jenderal Andika Perkasa terkait hal ini adalah ia mengakui bahwa memang anak Jenderal Dudung Abdurachman sempat gagal tes masuk Akmil.

Namun saat ini, anak Jenderal Dudung Abdurachman itu sudah menjadi bagian dari taruna Akmil.

“Sekarang sudah masuk, sekarang sudah masuk jadi bagian dari mereka yang diterima,” ucap Jenderal Andika Perkasa.

Jenderal Andika Perkasa juga menegaskan selama ini dirinya hanya menjalankan pekerjaannya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Menurut saya, kita tetap menjalankan kegiatan kita sesuai dengan peraturan perundangan. Jadi nggak ada yang berbeda, dan nggak ada yang kemudian melenceng dari tupoksi kita,” imbuh Jenderal Andika Perkasa.