Masuk

Aneh, Ngabalin Akui Bersahabat dengan UAS, Kok Said Didu tak Percaya?

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Anak buah Presiden Jokowi, Ali Mochtar Ngabalin mengaku bersahabat dengan Ustaz Abdul Somad atau UAS. Namun, pengakuannya itu tampaknya kontras dari perlakuannya ketika UAS dideportasi dari Singapura.

“Kawan-kawan, sahabat-sahabat saya itu adalah kalau bukan Ustaz Somad itu Ustaz Salim Asegaf (Habib Salim), abang, sahabat, kawan, dan guru keluarga kami,” ungkap Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden itu seperti dikutip Terkini.id dari rekaman video yang diunggah akun Twitter @BossTemlen, Senin 23 Mei 2022.

Pernyataan Ngabalin itu pun langsung mendapat respons sinis dari mantan sekretaris Badan Usaha Milik Negara, Said Didu. Dia merasa tidak mempercayai Ngabalin yang menganggap UAS merupakan sahabatnya.

Baca Juga: Said Didu Nilai Jokowi ‘Jago’ Numpuk Utang Dibanding dengan Soeharto dan SBY

Ngabalin seperti telah mendapat image negatif di mata publik, termasuk Said Didu. Betapa tidak apa yang diungkapkan Ngabalin dari rekaman video lawas tersebut membuat Said Didu kesal. Ngabalin seolah menjadi kutu loncat yang jilat sana-sini.

“Semoga tidak menjadi contoh bangsa ini bagaimana seseorang bisa lompat sana – lompat sini, maki sana – maki sini, dan jilat sono, jilat sini,” tukas Said Didu.

Tangkapan layar video Ngabalin yang mengaku bersahabat dengan UAS/ Twitter

Publik merasa tidak percaya atas apa yang diungkapkan mantan politikus Partai Golkar itu. Ia terlanjur mendapat profil buruk sebagai penjilat kekuasaan.

Baca Juga: Ibu Eliezer Minta Tolong ke Presiden: Tolong Bapak, Kami Merasa Tidak Ada Keadilan Untuk Icad

Memang, dulunya ia diketahui kontra dengan Presiden Jokowi dan mendukung Prabowo Subianto untuk menjadi presiden. Dia pun menganggap Presiden Jokowi tak pantas memimpin Indonesia. Nyatanya, Presiden Jokowi memenangi Pilpres dua kali berturut-turut mengalahkan Prabowo Subianto.

Partai Golkar pun akhirnya bergabung dengan koalisi Pemerintahan Presiden Jokowi dan tentu Ngabalin yang pernah menjadi bagian di partai beringin itu harus manut apa kata penguasanya. Terlebih, Ngabalin juga diberi jatah kekuasaan untuk duduk di Kantor Staf Presiden.

Maka tak heran, publik menyorot tajam atas apa yang dikatakan Ngabalin dulu dan kini. Apalagi sempat mengakui bahwa UAS adalah sahabatnya.

“Dulu @AliNgabalinNew ngomongnya sich begini… mengatasnamakan keluarga lagi yang mengakui UAS sebagai sahabat, kawan, guru..,” kata pengunggah potongan video Ngabalin tersebut.

Baca Juga: Dapat KTA, Ridwan Kamil Resmi Bergabung di Partai Golkar

“Pak didu dimaklumi aje jabatan itu lebih berharga makanya jilatan ye harus hebat dan sempurna agar jabatan langgeng,” balas @purpleColor5.

Sebelumnya diketahui bahwa Ngabalin turut menanggapi terkait polemik kedatangan UAS ditolak Singapura. Kata dia, diusirnya UAS oleh negara tersebut bukan urusan pemerintah Indonesia, karena hal itu merupakan kewenangan Singapura.