Terkini.id, Jakarta – Anggota TGUPP (Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan), Tatak Ujiyati mengungkit isu soal warga yang menolak menyalatkan jenazah warga berbeda pilihan politik.
Tatak Ujiyati mengatakan bahwa ketika ada yang membuat isu tersebut, Anies Baswedan meminta relawannya untuk membantu melakukan salat jenazah.
Ia mengklaim, prinsip politik Anies Baswedan adalah tak mau mengorbankan hukum demi kepentingan politik sesaat.
“Ketika ada yang membuat isu warga tolak sholat jenazah, Anies minta relawannya bantu sholat jenazah,” kata Tatak Ujiyati melalui akun Twitter pribadinya pada Rabu, 16 Maret 2022.
Tatak Ujiyati menyebut, Anies Baswedan mengetahui soal hukum wajib salat jenazah, semua Umat berdosa jika tak dilakukan.
Oleh sebab itulah, ia mempertanyakan mengapa isu soal penolakan salat jenazah keluarga pendukung Basuki Tjahaja Purnama itu masih “digoreng”.
“Anies nggak cuma menghimbau, timnya bergerak di lapangan membantu keluarga Nenek Hindun,” katanya.
Pada 27 Oktober 2021, Tatak Ujiyati juga menyebutkan bahwa pendukung Anies Baswedan justru membantu pengurusan jenazah Nenek Hindun.
“Katanya almarhum nenek Hindun yang anaknya adalah pendukung Ahok Djarot ditolak dishalatkan, faktanya disholatkan,” kata Tatak Ujiyati.
“Katanya pendukung Anies menolak, faktanya yang membantu pengurusan jenazah hingga sediakan ambulance ke TPU adalah relawan dan pendukung Anies,” tambahnya.
Ditelusuri Terkini.id, Anies Baswedan pernah merespons adanya ancaman penolakan salat jenazah kepada individu yang mendukung calon non-muslim pada Pilkada DKI Jakarta 2017.
Ia yang ketika itu masih menjadi Calon Gubernur meminta kepada seluruh relawannya untuk terlibat langsung dan membantu apabila ada yang mengalami kesulitan dalam pengurusan jenazah.
“Karena itu saya katakan, kalau tidak ada yang melakukan (shalat jenazah) biar relawan kita yang melakukan,” ujar Anies pada Senin, 13 Maret 2017, dilansir dari Kompas.
“Saya tegaskan kepada semua, mari kita tunaikan kewajiban kita. Namanya juga fardhu kifayah, kalau sudah ada orang yang menyelesaikan maka tunai, tapi kalau belum ada, maka saya tuliskan kepada semua para relawan untuk membantu menunaikan,” lanjutnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
