Terkini.id, Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bakal mengangkat Mantan Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).
Ahok dikabarkan bakal menggantikan Tanri Abeng untuk mengisi posisi tertinggi perusahaan BUMN tersebut.
Dilansir dari Tempo, seorang sumber dari internal Kementerian BUMN membenarkan rencana pengangkatan Ahok sebagai Komisaris Utama Pertamina.
Ahok dikabarkan resmi menjabat Komisaris Utama setelah jabatan Tanri Abeng berakhir pada November 2019 ini.
Erick mengungkapkan, Ahok bakal gabung ke BUMN pada awal Desember ini. Ia pun tak mengurusi status hukum Ahok yang pernah menjadi terpidana.
- Hasil Drawing ASEAN U-23 Championship Mandiri Cup 2025, Indonesia Satu Grup dengan Malaysia
- 3 Pemain Resmi Jadi WNI, Tambah Kekuatan Timnas Indonesia Jelang Lawan Australia dan Bahrain
- Shin Tae-yong Pamit: Warisan dan Harapan untuk Piala Dunia 2026
- Eksperimen PSSI: Mampukah Patrick Kluivert Menjawab Ekspektasi?
- Shin Tae-yong Dipecat: Evaluasi Kinerja atau Konflik Tak Terlihat?
Pihaknya menyerahkan masalah tersebut kepada para ahli hukum untuk mengkajinya.
“Ya kan sudah ada ahli-ahlinya,” kata Erick di Istana Kepresidenan, Jakarta, seperti dilansir dari Kompas, Kamis, 14 November 2019.
Ketika ditanya awak media apakah pernyataannya itu menunjukkan bahwa rencana penunjukan Ahok sebagai pimpinan BUMN tidak menyalahi aturan, Erick meminta wartawan agar bertanya ke ahlinya.
“Tanya ke ahlinya saja. Kan kalau kita kan korporasi, kami percaya good corporate governance dan beliau (Ahok) punya kontribusi,” ujar Erick.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
