Singgung Masa Lalu Rakyat Indonesia, Anies: Perang Sanggup, Suruh Tulis Nama Tidak Sanggup!

Singgung Masa Lalu Rakyat Indonesia, Anies: Perang Sanggup, Suruh Tulis Nama Tidak Sanggup!

R
Mahipal
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Beredar video lawas Anies Baswedan pidato tentang literasi, kemudian dirinya menghubungkannya dengan kondisi masa lalu sebagian besar rakyat Indonesia yang buta huruf dan tidak bisa tulis nama.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan pesan semangat literasi dalam pidatonya itu, dirinya menceritakan kondisi masyarakat Indonesia di masa lalu yang kebanyakan belum bisa membaca dan menulis.

Mulanya, Anies Baswedan menjelaskan bahwa pada masa lalu, tingkat literasi di Indonesia baru mencapai 5 persen saja, kemudian dirinya menjelaskan lebih detail hal tersebut.

Anies Baswedan menjelaskan bahwa masyarakat Indonesia pada masa itu baru mencapai 5 persen tingkat literasi, sehingga banyak yang belum bisa membaca dan menulis.

Anies Baswedan kemudian memberikan gambaran terkait kondisi masyarakat Indonesia pada masa itu, ia menyebut mereka sanggup perang namun belum sanggup untuk menulis nama sendiri.

Baca Juga

“Banyak kemajuan yang kita miliki, kalau boleh reflektif sedikit, saat kita merdeka jangankan literasi, kemampuan baca tulis saja baru 5 persen,” ujar Anies Baswedan dalam pidatonya itu.

Pernyataan itu disampaikan Anies Baswedan dalam pidatonya soal literasi, kemudiam diunggah oleh channel youtube Pemprov DKI Jakarta, sebagaimana dilansir Terkini.id, pada Rabu, 25 Mei 2022.

“Kalau 5 persen itu artinya begini, angkat bambu runcing sanggup, berangkat perang sanggup, dikumpulkan untuk melawan kolonial sanggup!,” ujar Anies Baswedan melanjutkan.

“Beri secarik kertas, suruh tulis nama langsung bilang tidak sanggup!,” ujar Anies Baswedan memberikan gambaran tentang kondisi masyarakat Indonesia di masa lalu.

Kemudian, Anies Baswedan menjelaskan bahwa hal tersebut menggambarkan betapa beratnya membangun bangsa baru yang penduduknya 95 persen buta huruf.

“Betapa beratnya menggerakkan sebuah bangsa baru yang 95 persen penduduknya buta huruf,” ujar Anies Baswedan melanjutkan.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.