Terkini.id, Jakarta – Aktivis Pro Demokrasi yang juga merupakan Pegiat Media Sosial, Nicho Silalahi menanggapi pernyataan Eks Politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean yang meminta Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam kepentingan politik pribadinya.
Dalam hal ini, Nicho Silalahi justru meminta Menteri BUMN, Erick Thohir untuk segera membuat PT Tolilet Anugerah Indonesia.
Aktivis Pro Demokrasi tersebut juga meminta agar Ferdinand Hutahaean dijadikan sebagai Direktur Utama ataupun Komisarisnya dalam PT Toilet Anugerah Indonesia tersebut.
Menurut Nicho Silalahi, Ferdinand Hutahaean dijadikan sebagai Direktur Utama PT tersebut, agar Ferdinand bisa konsentrasi dalam mengurus soal kotoran.
Hal tersebut disampaikan Nicho Silalahi melalui cuitan di akun Twitter pribadinya @Nicho_Silalahi pada Kamis, 25 November 2021.
- Bawaslu dan MK Disebut tidak Bisa Selesaikan Dugaan Kecurangan Pemilu, Aktivis ini Ajak Makzulkan Jokowi
- Kekayaan Nicke Widyawati jadi Sorotan, Nicho Silalahi: Yang Dilaporkan Aja Segini!
- Nicho Silalahi Ke Erick Thohir: Kalau Udah Tahu Bodoh Ya Mundur!
- Nicho Silalahi Kritik Keras Pengesahan RKUHP: Selamat Datang Orba Bertopengkan Merakyat
- Puan Maharani Hadiri Muktamar Muhammadiyah, Nicho Silalahi: Buat Apa Kalian Undang!
“Sudah cocok Erick Thohir selaku Pimpinan Tertinggi Kementerian BUMN segera buat PT Toilet Anugerah Indonesia dan mengangkat lae ku Ferdinand Hutahaean sebagai Dirut ataupun Komisarisnya,” kata Nicho Silalahi.
“Agar lae ku ini bisa konsentrasi menggunakan muncungnya untuk mengurusi taik dan kencing,” sambungnya, dikutip Terkini.id dari akun Twitter @Nichi_Silalahi pada Jumat, 26 November 2021.
Untuk diketahui, Ferdinand Hutahaean meminta Anies Baswedan untuk berhenti menggunakan APBD dalam kepentingan politik pribadinya.
Eks Politikus partai Demokrat tersebut meminta Anies Baswedan untuk menggunakan APBD tersebut untuk memenuhi kebutuhan rakyat.
Menurut Ferdinand Hutahaean sangat memalukan bahwa masyarakat DKI Jakarta masih ada yang membuang tinja di sungai.
Hal tersebut disampaikan Ferdinand Hutahaean melalui cuitan di akun Twitter pribadinya pada Kamis, 25 November 2021.
“Anies Baswedan segeralah berhenti menggunakan APBD untuk kepentingan politik pribadi dan gunakan uang rakyat untuk kebutuhan rakyat. Sangat memalukan di Jakarta masih ada rakyat buang tinja di kali,” kata Ferdinand Hutahaean.
Dalam hal ini, Ferdinand Hutahaean juga mengunggah foto sungai, dan terlihat dengan jelas dalam foto tersebut, menunjukkan banyaknya pipa pembuangan dari rumah di samping sungai tersebut.
Kemudian, Eks Politikus Partai Demokrat tersebut juga mengatakan bahwa, semestinya Anies Baswedan terperosok di sungai itu. Bukan, tambahnya, di Jakarta Utara, supaya Anies Baswedan mengetahui bahwa Jakarta jorok .
“Mestinya dulu Anies terperosok di kali ini bukan di Jakarta Utara, supaya dia tau Jakarta jorok,” pungkas Ferdinand Hutahaean.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
