Terkini.id, Jakarta — Pesatnya penyebaran wabah COVID-19 di Jakarta membuat Gubernur DKI Anies Baswedan berencana untuk menerapkan lockdown lokal atau karantina wilayah di ibu kota.
Untuk memberlakukan karantina wikayah itu, Anies sudah mengajukan permohonan kepada Presiden Jokowi.
Kabar tersebut dibenarkan oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Surat yang diterima pemerintah pusat itu bernomor 143 dan diteken pada Sabtu, 28 Maret 2020.
“Diterima tanggal 29 Maret 2020 sore. Isinya minta pertimbangan pemberlakuan karantina wilayah,” kata Mahfud saat dihubungi wartawan, Senin 30 Maret 2020 seperti dikutip dari detikcom.
Sebelumnya, Anies Baswedan mengaku tengah mempersiapkan sejumlah cara untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19. Salah satunya dengan melakukan lockdown parsial atau karantina wilayah.
- DPD PDI Perjuangan Sulsel Gelar Festival Kuliner Mustika Rasa, Rudy P Goni: Nasi Goreng Simbol Persatuan Bangsa
- Digelar 9 Agustus, erafone Run Makassar 2026 Target 3.000 Peserta
- Kades Borongtala Tegaskan Akan Usut Isu Dugaan Pemalsuan KK Terkait BLT Kesra
- Bupati Bulukumba Dorong Birokrasi Terapkan Target dan Ukuran Kinerja ala Swasta
- Muslim Woman Space dan Sekawan Hadirkan Ruang Belajar Public Speaking untuk Muslimah
Namun Anies mengatakan tahapan karantina wilayah masih dalam pembahasan. Kemarin, topik ini disebutnya juga dibahas bersama dengan Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Eko Margiyono dan Kapolda Metro Jaya Nana Sujana.
“Ya. Itu (karantina wilayah) semua dalam kajian. Tadi juga sempat dibahas,” ujar Anies di Balai Kota, Sabtu 29 Maret 2020 sore.
Anies juga mengatakan indikator yang menjadi patokan Jakarta untuk bisa melakukan karantina wilayah juga tengah dibahas. Nantinya ketika semuanya rampung, ia akan segera mengumumkannya.
“Jadi itu (indikator karantina wilayah) termasuk yang sedang dibahas. Nanti kalau sudah final, kita akan umumkan,” kata Anies.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
