Pembunuhan massal dan genosida yang dilakukan penjajah Israel kepada bangsa Palestina tidak saja dibiarkan oleh mereka yang mengaku pembela dan pahlawan HAM, kebebasan, keadilan dan kemuliaan manusia (human dignity) itu.
Justeru mereka menjadi bagian dari pelanggaran HAM yang paling nyata itu.
Karenanya apa yang terjadi hari-hari ini di Inggris kembali membuktikan karakter ganda, kemunafikan dan pengakuan nilai-nilai universal Barat yang rapuh itu.
Mungkin masanya bangsa Barat mengakui bahwa mereka memang perlu belajar dari dunia lain, termasuk belajar dari dunia Islam.
Dunia yang seringkali menjadi korban permainan persepsi dan kepentingan.
- Lukman B Kady Serap Aspirasi Warga Bontoala Saat Pengawasan APBD 2026
- Selain Dinas Perkimtan Gowa, Polisi Juga Usut Dugaan Korupsi Rehabilitasi Masjid Agung Syekh Yusuf
- Besok, DPRD Gowa Hadirkan Tiga Pakar Hukum Unhas untuk Menguji Objek Hak Angket
- Herman Kajang: Jangan Biarkan Nama Kajang Tercoreng oleh Ulah Segelintir Orang
- Tandai 51 Tahun Perjalanan, Sompo Insurance Gelar Festival Seni Budaya dan Kesehatan
Dunia Barat juga harus belajar sejarah. Bahwa jauh sebelum mereka eksis dan dikenal, Islamlah yang hadir membawa dan mengusung peradaban yang meteka akui sebagai “western values and civilization”.
That’s a fact and they just need to acknowledge!
Manhattan, 7 Agustus 2024.
*(Putra Kajang di Kota New York).
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
