Terkini.id, Jakarta – Di setiap akhir bulan September, perbincangan soal isu Partai Komunis Indonesia (PKI) selalu memenuhi ruang-ruang media sosial.
Semua kejadian yang menjanggal seolah berkaitan dengan PKI, mulai dari penyerangan terhadap ulama, pemutaran film, hingga terkini soal hilangnya diorama penumpasan PKI di Museum Kostrad.
Melansir Galamedia, Hal tersebut lantas menjadi sorotan dari politisi PDIP Budiman Sudjatmiko.
Budiman Sudjatmiko menanggapi beberapa kejadian yang belakangan ini kerap kali dikaitkan dengan isu PKI.
“Patung2 di Makostrad dipindah (‘PKI nyusup ke TNI!’); ustaz tewas ditembak (“ini mirip jaman PKI!”),” tulis Budiman Sudjatmiko dalam cuitannya Rabu, 29 September 2021.
- Budiman Sebut Prabowo Miliki Pengalaman Tingkat Dunia yang Tak Dimiliki Dua Capres Lain
- Budiman Sudjatmiko Dipecat PDIP, Fahri Hamzah: Welcome To The Club!
- PDIP Pecat Budiman Sudjatmiko, Leonita Lestari: Mereka Lupa Siapa Budiman!
- Demi Dukung Prabowo Jadi Capres 2024, Budiman Sudjatmiko Sebut Rela Dipecat PDIP
- Akui Dukung Prabowo Subianto, Budiman Sudjatmiko Kirim 'Pesan Khusus' Untuk PDIP
Padahal, menurut politisi PDIP itu, sudah jelas bahwa yang sebenarnya terjadi sama sekali tak berkaitan dengan adanya PKI.
“Padahal patung2 disingkirkan ken alasan agama & korban penembakan adalah pelaku selingkuh,” ujarnya.
Atas hal itu, Budiman menduga bahwa ada pihak yang dengan sengaja ingin membuat bangsa Indonesia menjadi gila dan tak berkembang.
“Ada yang mau bangsa ini gila terus menerus (spy gak bisa bersaing).” tandasnya.
Sebagai informasi, belakangan ini mencuat pernyataan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang menduga bahwa paham komunis telah menyusup ke dalam tubuh TNI.
Ia menilai, hilangnya patung diorama beberapa tokoh penumpasan PKI menjadi indikasi bahwa institusi itu telah disusupi paham terlarang itu.
Di sisi lain, terdapat pula kasus penembakan penceramah yang sampai tewas di Tangerang.
Setelah didalami, polisi memastikan bahwa yang tewas tertembak tersebut bukan seorang ustaz melainkan paranormal.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
