Makassar Terkini
Masuk

Apresiasi Fatwa MUI Haram Beri Uang Pengemis, Danny Pomanto: Operasi Zero Sudah Tepat

Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengapresiasi fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel atas dukungannya terhadap pemerintah kota dalam memberantas anjal dan gepeng.

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan menerbitkan fatwa haram memberi uang kepada pengemis di jalanan.

Hal itu tertuang dalam Fatwa MUI Sulawesi Selatan Nomor 01 Tahun 2021 tentang Eksploitasi dan Kegiatan Mengemis di Jalanan dan Ruang Publik yang diterbitkan pada 27 Oktober 2021.

“Ini bukti bahwa apa yang dilakukan selama ini soal Operasi Zero Anjal Gepeng sudah berada pada jalur yang tepat,” kata Danny Pomanto, Selasa, 2 November 2021.

Menurutnya, Fatwa MUI yang mengharamkan memberi uang terhadap pengemis memudahkan pemerintah kota dalam melaksanakan penertiban. Ia menilai maraknya anjal dan gepeng karena masyarakat banyak yang memberikan mereka uang.

Ia pun meminta RT/RW untuk terlibat dalam pendataan dan pengawasan terhadap warga yang kurang mampu di wilayahnya masing-masing. Hal itu, kata dia, untuk memudahkan pelacakan bila ada warga yang membutuhkan bantuan.

“Ini juga untuk mencegah agar tidak ada lagi yang turun ke jalan,” paparnya.

Plt Kepala Satpol PP Kota Makassar Iqbal Asnan mengatakan pihaknya akan mengawal keputusan MUI. Menurutnya, fatwa MUI semakin menguatkan langkah pemerintah dalam melaksanakan penertiban.

“Kami akan mengawal keputusan para ulama yang sudah bermufakat,” kata dia.

Iqbal mengatakan terjadi perubahan signifikan soal jumlah anjal dan gepeng di jalanan selama pihaknya menggelar Operasi Zero Anjal dan Gepeng. Saat ini pihaknya sudah bergerak di 10 kecamatan.

“Terjadi penurunan yang sangat signifikan.
Selain menertibkan, dan berhasil menekan populasi anjal gepeng di jalanan, kita jadikan juga ini sebagai ajang sedekah,” ungkapnya.