Masuk

Arteria Dahlan ‘Ogah’ Minta Maaf ke Masyarakat Sunda: Repot Dong Kalau Anggota DPR Tiba-Tiba Didesak Seperti Ini

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Setelah sejumlah tokoh publik hingga kalangan selebritas yang mengecam Arteria Dahlan soal pernyataan saat rapat kerja. Akhirnya Arteria Dahlan buka suara.

Arteria Dahlan secara tegas mengatakan bahwa tidak akan meminta maaf pada masyarakat sunda.

Alih-alih meminta maaf, Arteria malah mentang balik sejumlah pihak yang telah mencibir dan mendesaknya tersebut.

Baca Juga: Heboh, Pelaku Pemerkosaan Anak Divonis 10 Bulan, Hotman Paris Angkat Suara

Menurut Arteria semua itu ada mekanismenya. Ia bahkan mempersilahkan semua pisak yang mendesaknya meminta maaf untuk melapor ke MKD.

“Kalau saya salah, kan jelas mekanismenya ada MKD, apakah pernyataan salah. Kita ini demokrasi, silahkan kalau kurang berkenan dengan pernyataan saya silahkan saja laporkan,” kata Arteria.

Arteria juga menjelaskan bahwa akan repot bagi seorang anggota DPR untuk menyampaikan permintaan maaf.

Baca Juga: Soroti Kasus Paniai Divonis Bebas, Komnas HAM Minta Jaksa Agung Segera Bertindak

Hal itu dikarenakan adanya mekanisme-mekanisme yang biasa ditempuh bagi seorang anggota DPR.

“Izinkan saya juga mengatakan yang demikian, repot dong kalau anggota DPR tiba-tiba didesak minta maaf seperti ini. Kita punya mekanisme, kita punya kanal-kanalnya,” terangnya. Dilansir dari Galamedia. Rabu, 19 Januari 2022.

Lebih lanjut, Arteria menyampaikan bahwa pernyataan sebelumnya yang menyinggung bahasa sunda itu bukan bermaksud untuk memojokan warga sunda.

Akan tetapi hal itu menurutnya merupakan bagian dari komitmen antara DPR dan Kejaksaan untuk meyakinkan paham Sunda Empire tak menyusupi Kejaksaan.

Baca Juga: Ferdy Sambo ke Orangtua Brigadir J: Kemarahan Saya atas Perbuatan Anak Bapak kepada Istri Saya

“Dan saya bisa membuktikan yang saya katakan itu tidak ada maksud untuk mendiskreditkan, ini bagian dari komitmen kami, DPR Komisi III, bersama-sama dengan teman-teman kejaksaan ingin meyakinkan tidak ada Sunda Empire di Kejaksaan,” lanjutnya.

Seperti diketahui, Arteria Dahlan sempat membuat geram publik lantaran meminta Kajati dipecat gara-gara berbicara menggunakan bahasa sunda saat rapat.

Permintaan itu disampaikan Arteria Dahlan pada Jaksa Agung ST Burhanuddin saat Komisi III DPR RI melakukan rapat kerja bersama Kejaksaan Agung pada Senin, 17 Januari 2022 lalu.

“Ada kritik sedikit Pak JA, ada Kajati yang dalam rapat dan dalam raker itu ngomong pakai bahasa Sunda, ganti Pak itu,” ujarnya.

Arteria Dahlan juga mengatakan bahwa seharusnya seorang Kajati itu menggunakan bahasa Indonesia.

“Kita ini Indonesia pak, jadi orang takut kalau ngomong pakai bahasa Sunda nanti orang takut ngomong apa dan sebagainya,” tegasnya.

Pernyataan dan permintaan Arteria yang tak masuk akal itu pun mengundang kemarahan publik.

Publik pada akhirnya ramai-ramai mengecam pernyataan Arteria tersebut.