Masuk

KNPI Ridwansyah Sikapi Pernyataan Arteria Dahlan: Kita Lelah Dengan Pertengkaran

Komentar

Terkini.id, JakartaKomite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Barat Ridwansyah Yusuf Achmad menyikapi pernyataan Arteria Dahlan yang meminta Jaksa Agung memecat Kajati yang berbahasa sunda saat rapat.

Dalam hal itu, Ridwansyah Yusuf bahkan meminta setiap pejabat publik agar tidak asal dalam berbicara.

Menurutnya selain tidak mengeluarkan pernyataan yang kontroversial, para tokoh inipun harus tahu tempat dan waktu dalam menyampaikan setiap isi hati.

Baca Juga: Anggota DPR Sebut Pertandingan Bola Malam Hari Ada Indikasi Judinya

Sebab itu, lanjut Ridwansyah apa yang diucapkan Arteria Dahlan sangat tidak tepat apalagi oleh seorang anggota DPR RI.

Karena, ia menilai hal ini bisa memicu perselisihan di masyarakat. Bahkan, kritik yang diucapkan Arteria terkait bahasa Sunda bisa menimbulkan konflik primordial.

“Kita lelah dengan pertengkaran,” ujar Yusuf di Bandung. Dilansir dari Republika. Rabu, 19 Januari 2022.

Baca Juga: Terungkap! Kronologi Kejagung Jemput Paksa Wanita Emas

Seorang pejabat publik, kata dia, harus bijak dalam mengeluarkan pernyataan apalagi jika sedang berada di forum umum.

“Apalagi sebagai seorang putra Minang, Arteria Dahlan semestinya belajar petuah Minang.’Kato nan ampek, kato mandaki, kato manurun, kato mandata, kator melereang’. Intinya, kalau bicara itu ada tempatnya,” katanya.

Yusuf menilai ucapan menyinggung terkait bahasa Sunda yang disampaikan Arteria di dalam rapat DPR RI sangat tidak sesuai.

“Apa yang Arteria utarakan dalam forum terhormat di DPR RI itu tidak sesuai tempatnya,” katanya.

Baca Juga: Ancam Gunakan Tangan Besi, Jaksa Agung Sebut Jangan Main-main dalam Penegakan Hukum

Oleh karena itu, Yusuf menegaskan KNPI Jawa Barat yang di dalamnya terdapat 139 organisasi kepemudaan menuntut permohonan maaf dari Arteria Dahlan atas pernyataan yang dianggap telah menyinggung warga Jawa Barat. 

“Harus minta maaf, karena sudah menyinggung masyarakat Jawa Barat,” katanya.

Saat ditanya terkait laporan ke Mahkamah Kehormatan Dewan DPR RI seperti yang diminta Arteria Dahlan, Yusuf memastikan pihaknya tidak akan ragu untuk melakukan hal itu.

“Kami siap. Meski minim teguran, setidaknya publik tahu bahwa kami, KNPI Jawa Barat, sudah bersikap,” tuturnya.

Pada sisi lain, Yusuf memuji para pejabat publik yang tetap bangga dan konsisten dalam menggunakan bahasa daerah.

“Pak Asep Mulyana (kajati yang menggunakan bahasa Sunda) ini sosok yang bijak, santun, dan berintegeritas,” katanya.