Asap Kebakaran TPA Antang Beracun, Warga Harus Mengungsi

Kebakaran terjadi di TPA Antang, Minggu 15 September 2019.(ist)

Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Periode 2014-2019 Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto meminta warga yang berada dekat lokasi kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang mengungsi.

Hal itu lantaran tumpukan sampah yang terbakar berbahaya bagi kesehatan.

“Asapnya itu sangat beracun,” kata Danny, Minggu 15 September 2019.

Danny mengungkapkan penduduk sudah harus diungsikan.

“Karena gas dari pembakaran akan menciptakan ‘gas farrant’,” ungkapnya.

Kronologi Kebakaran

Informasi dihimpun terkini.id, kebakaran mulai terjadi pada pukul 11.30 WITA, Minggu 15 September 2019.

Diperkirakan, kebakaran tersebut terjadi akibat puntung rokok pekerja yang sedang memungut sampah di lokasi TPA.

Salah saorang warga sekitar, Dg Siama (45), menceritakan, dia sementara bekerja memuntug sampah olahan lalu tiba-tiba api membesar.

“Saya melarikan diri ke aspal untuk menyelamatkan diri dan memanggil teman-teman saya yang berada di lokasi untuk selamatkan diri,” katanya.

Awal mulanya, api di TPA tersebut terlihat kecil. Namun lama kelamaan membesar.

“Saya lari meninggalkan warung saya, dan tidak ada tidak ada yang bisa saya selamatkan semua habis terbakar,” katanya.

Sekitar pukul 13.30 WITA, tiga unit armada pemadam kebakaran tiba di lokasi dan memadamkan api.

Lima belas menit kemudian, Unit Pemadan Manggala 31 yang dipimpin oleh Ipda Maulana beserta piket fungsi mendatangi TKP dan pengaturan lalu lintas serta Pulbaket.

Api kemudian bisa dipadamkan sekitar satu jam kemudian, dengan kerugian materil sebanyak Rp 500.000, yang berupa satu warung milik Rahma yang terbakar.

Berita Terkait
Komentar
Terkini