Terkini.id, Makassar – Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Rahman Bando menyebut mutu pendidikan di Kota Makassar menempati urutan ketiga di Sulawesi Selatan. Layanan pendidikan yang tak memenuhi standar dinilai menjadi biang penyebabnnya.
“Sesungguhnya bukan mutu nilai ya, siswa Makassar banyak bagus nilainya kalau diuji, tetapi layanan pendidikan secara umum ini berada yang paling rendah,” kata dia di Rujab Wali Kota Makassar, Selasa, 25 Februari 2020.
Sehubungan dengan hal tersebut, Rahman mengatakan sudah selayaknya pihaknya mengupayakan berbagai alternatif dan inovasi dalam rangka percepatan belajar siswa.
“Salah satu unsur kunci adalah mutu guru, sebagaimana ditekankan dalam berbagai literatur dan hasil penelitian,” kata dia.
Selain itu, Rahman mengatakan hasil audit BPK menemukan kurikulum 13 belum merata diterapkan di sekolah. Hal itu, kata dia, menjadi temuan sehingga bakal menjadi perhatian pemerintah.
- Finlandia dan Makassar Jajaki Kerja Sama Infrastruktur dan Pendidikan
- Perkuat Pendidikan Inklusif, Gubernur Sulsel Serahkan Beasiswa Rp5 Miliar untuk 3.400 Siswa SLB
- Gubernur Andi Sudirman Resmikan Rehabilitasi 136 Sekolah di Sulsel, Anggaran Rp484 Miliar
- Wali Kota Makassar Ajak Asosiasi Guru Agama Islam Sinergi Perkuat Kualitas Pendidikan
- Wakil Gubernur Sulsel Berikan Tabungan Pedidikan Kepada Dua Paskibraka Nasional 2025
“Kurikulum 13 itu salah satunya jadi temuannya, sekarang itu harus kita tekankan semua sekolah,” kata dia.
Masalah lain, Rahman mengatakan ada temuan penginputan Dokumen Penyelesaian Anggaran (DPA) yang dobel. Juga pembangunan pembangunan kantor yang tidak jelas sasarannya.
Rahman pun mengeluhkan anggaran pembangunan ruang kelas yang menurutnya terbilang kecil.
“SMP regruping ini tidak cukup untuk disediakan anggaran untuk membangun ruang kelas, dia hanya alokasikan 8 miliar dan itu tidak cukup,” kata dia.
Untuk itu, Rahman bakal berfokus menggodok pengerjaan DPA dan melaksanakan program nasional terkait dengan pendidikan seperti Ujian Nasional dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional, serta Ujian Nasional Berbasis Komputer.
“Itu harus saya upayakan bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
