Babak Baru Kasus Bully Terhadap Anak Shandy Aulia

Babak Baru Kasus Bully Terhadap Anak Shandy Aulia

Syahrul Ramadhan
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id , Jakarta – Kasus bully yang menimpa anak Shandy Aulia menemui abak baru. Perawat yang hendak diproses hukum Shandy Aulia, karena dituduh melakukan bully terhadap anaknya di media sosial melakukan perlawanan balik karena menganggap namanya sudah tercemar, pasalnya publik pun sudah menghukumnya sebagai pelaku bully.

dilansir dari IndoZone.id. Rinto Maha selaku kuasa hukum dari Laura Aprilya Bakkara mengatakan bahwa akan melaporkan balik bintang film “Eiffel I’m In Love”  ke pihak yang berwajib di Polda Metro Jaya.

“Klien saya tidak pernah menyebut anak Shandy monyet. Dia cuma menyebut ‘monyet juga bisa manjat doang’ dan tidak ada tag, sebut nama atau ditujukan ke pihak Shandy, terlebih Itukan artinya monyet memang bisa manjat. Bukan berarti menyebut anak Shandy monyet. Itu dua makna yang berbeda dan harus dipisahkan,” ujar Rinto pada saat dimintai keterangan pada Senin (23/8/2021).

Rinto mengatakan bahwa kliennya melaporkan balik Shandy Aulia karena merasa dirugikan dengan semua tudingan yang diarahkan padanya. Rinto juga menambahkan bahwa pihak Shandy mencari untung dari kasus ini seakan-akan dia jadi korban. Dia dinilai menarik keuntungan dari roadshow di televisi dan publikasi di berbagai platform akun media sosial miliknya. 

Sebelumnya Laura Aprilya mengomentari kondisi pertumbuhan anak Shandy Aulia dinilai kurang gizi dan merupakan pendapat pribadinya melalui akun media sosialnya

Babak Baru Kasus Bully Terhadap Anak Shandy Aulia
sumber : Liputan6.com
Baca Juga

Melalui 15 orang anggota Kuasa Hukumnya yang dipimpin oleh pengacara kondang, Hotman Paris H. , Shandy Aulia pun segera melayangkan surat somasi kepada Laura yang dinilai telah melakukan bully terhadap anaknya

Somasi pun telah diberikan kepada perawat bernama Laura Aprilya asal Manado itu beberapa hari lalu. Hal ini diketahui dari unggahan Paula Rudolf, salah seorang pengacara yang menangani kasus ini.

“Pagi tadi biasanya urus kerjaan yang penting penting. tapi khusus hari ini saya urusin hal yang gak produktif tapi memang perlu di urus (emoji). Biar kedepannya kita semua belajar. Memang belajar sopan santun dan etika itu harganya mahal,” ujar Paula.

Dalam surat kuasa yang diunggah Paula Rudolf jelas-jelas menyebutkan nama Laura Aprilya Bakkara. Ini juga dinilai sebagai pelanggaran UU ITE oleh kuasa hukum Laura karena dinilai menyebarkan nama kliennya tanpa hak dan izin si pemilik nama.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.