Bagaimana Pasien Corona Bisa Sembuh Padahal Belum Ada Obatnya?

Gejala sisa yang dialami penderita Covid-19

Terkini.id, – Corona Virus atau Covid-19 yang melanda dunia telah merenggut nyawa pasien hampir 1 juta orang tercatat sampai dengan Minggu, 20/9/2020 jumlah kasus terpapar virus ini lebih dari 31 juta kasus.

Indonesia telah mencatat ada 240.687 hingga Minggu,20/9/2020 dengan angka kematian lebih dari 9.000 kasus dan sekitar 174.000 orang sembuh.

Jumlah kasus dan angka kematian terus meningkat juga dibarengi dengan tingkat kesembuhan pasien meningkat.

Yang menjadi pertanyaan, bagaimana pasien bisa sembuh dari Covid-19 padahal belum ada obatnya. Vaksin untuk Covid masih dalam penelitian dan belum menemukan obat yang pasti untuk menyembuhkan virus ini.

Ahli Patologi Klinik yang juga bertugas sebagai Juru Bicara Satgas Covid-19 RS UNS, dr Tonang Dwi Ardyano menjelaskan Covid-19 adalah penyakit yang muncul karena infeksi virus dan bersifat self-limiting disease. Yang berarti saat siklus hidup virus selesai di dalam tubuh seseorang maka orang tersebut akan sembuh, demikian melansir dari Kompas.com.

Menarik untuk Anda:

Selama proses virus menyerang seseorang diperlukan ketahanan tubuh, mampukah seseorang bertahan selama virus belum mati.

Menurut dr. Tonang, kunci untuk melawan virus adalah menjaga daya tahan tubuh dengan mempertinggi daya tahan tubuh agar mampu melewati fase sebelum virus mati.

Covid-19 yang bersifat self-limiting disease, tidak boleh dianggap remeh karena 80 hingga 90 persen penderitanya tanpa gejala dan dapat sembuh dengan sendirinya tanpa obat sama sekali.

Meskipun ada pasien atau penderita yang bisa sembuh dengan sendirinya tetapi bukan berarti penyakit ini bisa sembuh hanya dengan minum air putih saja. Karena risiko kondisi memburuk tetap perpotensi selama fase virus masih hidup dan bertahan dalam tubuh seseorang.

Mereka yang dirawat di rumah sakit adalah yang mengalami kondisi berat dengan daya tahan tubuh yang lemah sehingga risiko fatal seperti kematian menjadi jauh lebih besar meskipun sudah diberi obat-obatan.

Lalu apa yang harus dilakukan dan dikonsumsi saat terpapar Covid-19 ?

Menurut dr. Tonang, pemberian obat khusus untuk pasien secara prinsip tidak ada, kecuali atas rekomendasi dokter. 

Tindakan yang dapat dilakukan dan dikonsumsi tanpa rekomendasi dokter adalah :

1. Mengonsumsi vitamin, daging merah, buah dan sayur. Vitamin yang disarankan adalah Vitamin C, E dan Zinc. Selain itu mengonsumsi daging merah, buah dan sayur sangat baik untuk ketahanan tubuh.

2. Upayakan memiliki alat untuk mengukur saturasi oksigen (Pulse Oxymetri). Alat ini akan membantu untuk mengukur saturasi oksigen dan bisa mengeceknya pada pagi, siang, sore dan malam menjelang tidur.

3. Upayakan memiliki thermometer untuk mengecek suhu tubuh setiap saat.

4. Jika saat pengukuran saturasi turun di bawah 95 persen dan suhu tubuh mulai lebih dari 37,3 derajat celcius maka segeralah ke dokter atau ke fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan lanjutan.

5. Jika terjadi diare, sesak nafas dan merasa tubuh makin lemah maka segera lapor ke faskes/nakes yang memonitor kondisimu

Pada dasarnya, penyakit Covid-19 bisa sembuh asalkan penderita memiliki ketahanan tubuh yang kuat untuk melawan dan membunuh virus yang menyerangnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Tips Praktis Putihkan Gigi dengan Bahan Alami

6 Tanaman Hias Viral dan Banyak Diburu Pencinta Tanaman Hias .

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar