Warga Sulsel di Italia: Pasien Corona Dirawat di RS Tempat Kami Berobat

Warga Sulsel di Italia: Pasien Corona Dirawat di RS Tempat Kami Berobat

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Secara mengejutkan, jumlah penderita virus corona (covid-19) melonjak dengan cepat di Italia. Jumlah kasus di wilayah Lombardy Italia, misalnya melonjak dari 54 menjadi 89 cuma dalam semalam.

Pemerintah Italia pun harus melakukan tindakan darurat untuk bisa menekan penyebaran virus corona di negeri tersebut.

Pemerintah Italia juga mengunci perbatasan dan melarang perjalanan dari dan ke daerah dekat Milan yang dihuni 50.000 orang.

Saat ini, tercatat Italia kini memiliki lebih dari 100 kasus yang telah dikonfirmasi, atau sekitar lima kali lipat dari Jerman, negara Eropa kedua dalam peringkat jumlah kasus. Dari jumlah 100 penderita, dua orang telah meninggal di Italia.

Perdana Menteri Giuseppe Conte Sabtu, 22 Februari 2020, mengumumkan larangan perjalanan dan tindakan darurat lainnya sebagai tanggapan atas lonjakan kasus yang terjadi sejak seorang pria mencari perawatan medis di sebuah rumah sakit di Lombardy pada 18 Februari. Pria itu diyakini telah menginfeksi puluhan pasien dan staf medis yang kemudian membawa virus lebih jauh.

Baca Juga

“Ketika dokter terinfeksi, itu berarti praktik yang benar tidak dilakukan, terlepas dari kenyataan bahwa virus itu sangat menular,” kata Walter Ricciardi, anggota dewan eksekutif Organisasi Kesehatan Dunia, dikutip dariBloomberg, Minggu.

Italia tidak akan meminta penangguhan perjanjian Schengen, yang telah menghilangkan kontrol perbatasan antara 26 negara Eropa. Meski begitu, lonjakan virus menggambarkan potensi ancaman terhadap perjalanan dan perdagangan bebas di Eropa.

Jumlah kasus baru yang cepat dalam waktu kurang dari satu minggu dan ketidakmampuan Italia untuk membendung penyebaran dari pasien yang dirawat di rumah sakit memicu kekhawatiran penularan yang lebih luas.

Italia telah menerapkan tindakan darurat di kota-kota di sepanjang perbatasannya dengan Slovenia. Menteri Kesehatan Prancis Olivier Veran mengatakan bahwa sangat mungkin negara itu akan menghadapi kasus-kasus baru dan laboratorium sedang dilengkapi dengan alat tes tambahan.

Warga Sulsel di Italia

Seiring dengan drastisnya penyebaran covid-19 tersebut, seorang warga asal Sulsel di Italia, Kasrina Srijaya mengaku ingin pulang.

Hal itu lantaran pasien virus corona juga ikut dirawat di Rumah Sakit tempat dia membawa anaknya berobat.

“Pengen pulang ke Indonesia. Virus mematikan yang lagi hits pun sudah mulai menjalar di negara tempat kami berada saat ini dan sudah ada pasien dirawat di RS tempat kami berobat,” tulisnya lewat media sosial.

Karin yang tinggal di di Pancevo mengaku ingin pulang ke Indonesia.

Dalam unggahannya, mantan Markom Manager Aryaduta Makassar itu menyampaikan stok masker di sana pun sudah mulai habis.

Diketahui juga, Karina tidak sendiri di sana. Ia bersama suami dan anaknya yang masih kecil dan sedang menjalani pengobatan karena sakit. Ia juga menyampaikan jika anaknya bernama Andre suka sekali melepas maskernya dan selalu minta digendong sama orang-orang.

“Di sini stok masker sudah lama habis untuk anak-anak, tinggal berharap ambil dari RS. Sekarang sudah ada daerah yang diisolasi

Beberapa orang teman Karin pun tutur mendoakan dan memberikan semangat lewat komentar dalam kolom Facebook tersebut.

Hingga berita ini ditayangkan, terkini.id terus mencari informasi terkait langkah seperti apa yang akan diambil oleh pemerintah Indonesia untuk mengevakuasi WNI yang ada di Italia.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.