Bahaya Tidur dengan Mulut Menganga dan 6 Cara Mengatasinya

Terkini.id, Makassar – Punya kebiasaan tidur dengan mulut mangap atau menganga? ini jangan dianggep sepele. Anda harus melatih diri untuk bisa tidur dengan mulut tertutup.

Selain tidak baik untuk kesehatan, tidur dengan mulut menganga juga membuat kita bisa malu.

Misalnya, saat tertidur di tempat umum seperti bis kota, ruang tunggu lalu mulut menganga.

Bayangkan saja, jika ada yang usil dan menjepret wajah Anda.

Mengapa Mulut Menganga Bisa Terjadi?

Sebenarnya mulut terbuka saat tidur itu biasa. Itu karena saat tertidur, tubuh sedang beristirahat dan membuat otot-otot lebih rileks. Nah, salah satunya adalah otot mulut.

Ketika otot mulut sedang beristirahat saat tidur, maka mulut menjadi terbuka.

Menjadi masalah, ketika Anda mengalami kesulitan bernafas saat tidur. Manusia yang normal akan melakukan proses pernapasan dari paru-paru menuju tenggorokan dan berakhir ke hidung atau mulut.

Di tenggorokan terdapat cabang yang mengarah ke hidung atau mulut. Saat kamu kesulitan mendapatkan oksigen dari hidung, tubuh akan mencari dari jalur lain, yaitu mulut.

Bahaya Tidur dengan Mulut Terbuka

Menurut penelitian Journal of Oral Rehabilition, aliran udara melalui mulut akan menghilangkan saliva.

Ketika mulut mengalami kekurangan saliva, maka aliran udara yang masuk ke mulut akan mengurangi saliva atau air liur.
Ketika mulut kekurangan air liur akibat bernapas lewat mulut, maka yang terjadi adalah munculnya penumpukan plak di mulut. Penumpukan plak akan meningkat jumlah bakteri yang tidak diinginkan dalam mulut.

Bakteri bisa menyebabkan kerusakan gigi. Bahkan, yang terparah terjadi adalah copotnya gigi.

Dilansir dari Times of India, penurunan air liur juga bisa mengakibatkan beberapa hal tidak mengenakkan. Seperti napas seseorang menjadi bau.

Berkurangnya jumlah air liur menghasilkan penurunan kemampuan mulut untuk membersihkan diri, halitosis atau bau mulut bukan hanya menyebalkan bagi orang yang mengalaminya. Tetapi juga bagi mereka di sekitarnya.

Bernapas dengan mulut pada dasarnya berarti lebih sedikit oksigen ke paru-paru. Kondisi ini dapat menyebabkan kelelahan sepanjang hari.

Bagaimana cara mengatasinya?

1. Pakai Bantal yang Tinggi

Pernafasan mulut saat tidur atau mendengkur memburuk dengan postur yang buruk saat tidur.

Tinggikan kepala dengan bantal atau kasur yang dapat disesuaikan dapat mengatasi masalah ini dengan memberikan saluran yang lega untuk aliran udara atau pernapasan hidung yang tidak terbatas.

2. Ubah Posisi Tidur

Posisi tidur telentang dapat memperburuk pernapasan mulut di malam hari. Jangan tidur telentang.

Disarankan untuk tidur tengkurap atau miring untuk tidur dengan mulut tertutup.

3. Latih Pernapasan

Mulut terbuka saat tidur bisa diatasi dengan cara melatih pernapasan.

Jika terbiasa bernapas melalui mulut, maka memang akan sulit untuk membiasakan kembali bernapas lewat hidung.

Melalui latihan pola pernapasan, kamu akan menjadi terus-menerus ingat bahwa bernapas harus lewat hidung setiap saat.

Latihan pernapasan juga dibiasakan, yakni dengan cara menutup mulut lebih dulu dan ambil nafas lewat hidung, setelahnya kamu bisa keluarkan nafas yang sudah diambil juga lewat hidung, jangan dari mulut.

4. Olahraga Kardio

Untuk menghentikan kebiasaan tidur dengan mulut mangap, berolahraga rutin adalah salah satu kuncinya.

Melakukan olahraga kardio dan juga latihan yoga termasuk aktivitas fisik yang mampu meningkatkan pernapasan, khususnya lewat hidung sehingga pernapasan lewat mulut bisa berhenti secara alami.

5. Hindari Alergi

Alergi terhadap sesuai membuat hidung tersumbat pada beberapa kasus di mana proses pernapasan pun akhirnya menjadi lebih nyaman melalui mulut.

Alergi sendiri bisa terjadi karena berbagai macam hal, seperti mulai dari makanan, debu, serbuk sari dan faktor-faktor lainnya yang mampu memicu hidung tersumbat atau justru berair.

Jika memang alergi yang menjadi faktor dibalik kebiasaan tidur yang suka mangap, pastikan bahwa lingkungan tempat tidur dan kamar tidur kamu serba bersih. Jika masalah utama terjadi karena saluran pernapasan terkena iritasi akibat debu, serbuk sari dan juga hal-hal lainnya perlu membersihkan kamar atau bahkan menjauhkan diri dari makanan yang menyebabkan alergi.

6. Saline Nasal Spray

Saline nasal spray sendiri merupakan salah satu cara menghentikan atau menghilangkan kebiasaan tidur mangap yang termasuk efektif.

Hal ini karena nasal saline spray bisa kamu gunakan untuk meningkatkan kelembaban pada saluran pernapasan sehingga kemampuan dalam mengambil nafas jauh lebih baik dan tak perlu lagi bernapas lewat mulut serta mampu mencegah sesak napas.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Health

Ini Penjelasan Medis Kenapa Orang Bisa Cegukan

Terkini.id - Cegukan atau singultus adalah kondisi ketika seseorang mengeluarkan bunyi ‘hik’ tanpa disengaja. Cegukan dapat terjadi selama beberapa detik atau menit (sementara) hingga lebih