Balas Bom Bunuh Diri ISIS di Kabul, Pesawat Nirawak Amerika Tewaskan Dua Pentolan ISIS

Balas Bom Bunuh Diri ISIS di Kabul, Pesawat Nirawak Amerika Tewaskan Dua Pentolan ISIS

Effendy Wongso
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Kabul – Balas bom bunuh diri ISIS di Kabul, pesawat nirawak Amerika tewaskan dua pentolan ISIS. Pasca bom bunuh diri milisi ISIS di Bandara Internasional Hamid Karzai, Kabul, Afghanistan pada Kamis 26 Agustus 2021 yang menewaskan belasan tentara AS dan melukai puluhan lainnya, serangan udara pesawat nirawak atau drone Amerika Serikat (AS) langsung bereaksi memburu kelompok teroris itu sebagai balasan.

AFP via CNN melaporkan, Minggu 29 Agustus 2021, serangan drone itu menewaskan dua petinggi atau pentolan ISIS di Afghanistan.

Dalam keterangan Pentagon pada Sabtu 28 Agustus 2021 kemarin, Kementerian Pertahanan AS mengungkapkan selain tewasnya dua pentolan ISIS itu, sejumlah militan lain juga terluka.

Namun, AS mengklaim tidak ada warga sipil yang jadi korban dalam serangan pada Sabtu dini hari tersebut.

Seperti diketahui, serangan udara itu berlangsung dua hari setelah bom bunuh diri pada Kamis 26 Agustus 2021 di Bandara Kabul, Afghanistan yang menewaskan sejumlah orang termasuk 13 prajurit AS. Kendati demikian, Pentagon menolak membeberkan informasi secara jelas apakah orang-orang yang ditargetkan serangan udara AS itu adalah mereka yang terlibat langsung dengan bom bunuh diri di bandara Hamid Karzai.

Baca Juga

“Mereka adalah perencana dan fasilitator ISIS-K. Sudah cukup alasan untuk serangan udara,” imbuh juru bicara Pentagon John Kirby seperti dikutip dari AFP.

Kirby mengatakan, faktanya dua petinggi ISIS itu tidak lagi membuat keonaran di ‘permukaan bumi’ adalah sebuah hal yang baik.

Sementara itu, sebagian warga ibu kota provinsi Nangarhar, Jalalabad mengatakan mereka mendengar beberapa ledakan dari serangan udara pada Sabtu dini hari itu. Akan tetapi, beberapa tidak yakin apakah itu serangan udara yang dilakukan Amerika.

Ketua komunal terpandang di Jalalabad, Malik Adib mengatakan setidaknya ada tiga orang tewas dan empat terluka lantaran serangan udara tersebut. Ia juga menjelaskan, Taliban datang untuk melihat dan menginvestigasi insiden tersebut.

“Perempuan dan anak ada di antara para korban,” beber Adib yang mengaku tidak memiliki informasi terkait identitas korban.

Sementara itu, seorang komandan senior di Taliban mengatakan beberapa anggota ISIS-K telah ditangkap lantaran diduga terkait serangan bom bunuh diri di Kabul.

“Mereka telah diinterogasi tim intelijen kami,” jelasnya.

Kendati begitu, juru bicara Taliban sejauh ini menolak memberikan komentar resmi terkait serangan udara itu.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.