Terkini.id, Jakarta – Mantan Politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean membalas komentar Politisi Partai Ummat Mustofa Nahrawardaya terkait situasi pandemi Covid-19 di DKI Jakarta.
Awalnya, Mustofa Nahrawardaya menanggapi sebuah cuitan dari Ferdinand Hutahaean yang membeberkan data update terkait Covid-19 di Jakarta.
Menurut Ferdinand, yang paling mengkhawatirkan dari data Covid-19 di Jakarta tersebut yakni kelompok usia Balita yang terpapar virus itu.
“Data Covid-19 di Jakarta Per Kecematan, Minggu 20 Juni 2021. Lihat data kelompok usia tertular adalah krlompok usia produktif. Dan yang paling mengkuatirkan adalah kelompok usia Balita yang berkisar 5% lebih,” cuit Ferdinand Hutahaean.
Lantaran hal itu, ia pun menilai kondisi Jakarta saat ini sedang tidak baik-baik saja.
- Ajak Masyarakat Dukung Roy Suryo, Mustofa Nahra Diserbu Warganet: Salah Kok Dibela
- Kaesang Kena Sentil Politisi Partai Umat Soal Kepemilikan Persis Solo: Tweet Paling Norak yang Saya Baca
- Mustofa Nahrawardaya: Parah, Abu Janda Kenapa Tidak Pernah Kena Hukuman?
- Soal Pejabat India Menghina Nabi, Partai Ummat: Hukum Mati, Cukup Jelas!
- Bandingkan Wanita Indonesia Dengan Arab, Kader Partai Ummat: Kalau Arab Cakep, Mancung!
“JAKARTA TIDAK SEDANG BAIK-BAIK SAJA,” ujar Ferdinand Hutahaean.
Menanggapi kicauan tersebut, Mustofa pun mempertanyakan kapan kira-kira Jakarta terlihat pernah baik di mata pegiat media sosial itu.
“Kapan kira-kira Jakarta pernah baik di mata antum Pak Ustadz FerdinandHaean3?,” tanya Mustofa Nahrawardaya.
Membalas komentar Mustofa, Ferdinand lantas mengungkapkan bahwa pihaknya pasti mendukung semua hal yang baik.
Namun, kata Ferdinand, baik versi pihaknya berbeda dengan versi Mustofa Nahrawardaya.
“Kalau ada yang baik pasti kita dukung. Masalahnya baik versi kalian dan kaum mu beda dengn baik versi kami,” ucapnya.
Ferdinand Hutahaean kemudian memberi contoh kepada Mustofa Nahrawardaya terkait hal itu yakni soal Formula E yang memakan biaya triliunan rupiah.
“Contoh, Formula E yang hilangin Trilliunan Rupiah uang rakyat bagi kalian baik, bagi kami itu korupsi. Mark Up bagi kalian kelebihan bayar, bagi kami itu korupsi. Kira-kira begitu,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
