Terkini.id, Jakarta – Ketua DPP Partai Ummat, Hilmi Rahman Ibrahim menanggapi sindiran Tenaga Ahli Utama KSP Ali Ngabalin yang menyebut parpol itu masih seumur jagung.
Sindiran Ali Ngabalin tersebut menyoroti pernyataan Partai Ummat yang mengaku tidak puas dengan kinerja Presiden Jokowi selama 2 tahun di periode keduanya.
Menurut Ngabalin, apa yang disampaikan Partai Ummat adalah salah besar. Sebab, menurutnya segala program dan strategi yang dilakukan Jokowi telah berdasarkan pertimbangan, survei dan hitung-hitungan yang matang untuk kemaslahatan masyarakat.
Ali Ngabalin pun lantas menyinggung soal data dan hasil survei yang dipaparkan pihak Partai Ummat terhadap kinerja Presiden Jokowi.
“Saya tak tahu mulai kapan Partai Ummat melakukan penelitian, karena usianya lebih tua dari jagung partai ini. Tetapi kalau Partai Ummat melakukan survei tak apa-apa bagi saya, ini yang saya sebut kontrol sosial bagi Pemerintah dan Presiden Jokowi,” ujar Ngabalin dalam tayangan program Apa Kabar Indonesia, dikutip Senin 25 Oktober 2021.
- Ali Ngabalin Anggap Restu Jokowi Kepada Prabowo Sebagai Pepatah-Petitih
- Beredar Foto Diduga Ali Ngabalin Telanjang: Otak Penuh Kotoran!
- Soal Ucapan HRS, Ali Ngabalin: Apa Layak Seorang Habib Seperti Itu
- Ali Ngabalin ke Said Didu: Pikiranmu ke Jokowi Selalu Kotor, Otakmu Septic Tank
- Disindir Keras Refly Harun, Ali Ngabalin Murka: Jaga Lisan Kau
Ngabalin pun menilai, pernyataan Partai Ummat soal Presiden Jokowi tersebut merupakan pendapat sesat.
“Harus pakai otak, seperti seluruh Trans Sulawesi dan Papua, itu memenuhi standar internasioal. Jangan menyesatkan,” tuturnya.
Mengutip Hops.id, sindiran Ali Ngabalin yang menyebut Partai Ummat masih seumur jagung tersebut lantas dibalas Ketua DPP partai itu yakni Hilmi Rahman Ibrahim.
Hilmi mengatakan, meski masih seumur jagung namun isu yang dihadirkan Partai Ummat merupakan data-data sekunder yang bisa dipertanggungjawabkan.
Oleh karena itu, Hilmi Rahman menegaskan kepada Ali Ngabalin agar tak meremehkan Partai Ummat.
“Jangan anggap remeh kami. Kritikan ini kami berikan yang terbaik untuk pemerintah. Pemerintah tak boleh antikritik,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
