Bangun Kapal Pinisi di Pantai Losari, Bappeda Makassar: Daya Tarik Bagi Wisatawan

Terkini.id, Makassar – Pemerintah Kota Makassar akan membuat dua kapal Pinisi di kawasan Anjungan Pantai Losari. Anggaran yang disiapkan senilai Rp5 miliar.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Helmi Budiman mengatakan hal itu akan menjadi daya tarik bagi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

Setelah selesai, kapal tersebut akan tetap berlabuh di area Pantai Losari.

Baca Juga: Dispar Makassar Gelar Sosialisasi dan Fasilitasi Kekayaan Intelektual Bagi Pelaku...

“Rencananya, satunya digunakan untuk Pemkot, satunya lagi untuk pemerintah Australia sebagai bagian sister city kita,” kata Helmi, Senin, 3 Januari 2022.

Ia mengatakan Pantai Losari akan menjadi pusat antraksi pembuatan kapal Pinisi. Selain itu, pemerintah kota juga akan membuat rumah adat Toraja, Tongkonan. 

Baca Juga: Dinas Pariwisata Kota Makassar Gelar Pelatihan Pemandu Wisata

“Jadi Panlos menjadi pusat atraksi pembuatan kapal Pinisi dan rumah adat Toraja, tapi khusus rumah Toraja kita akan selesaikan di Desember. Tapi kapal Pinisi di awal tahun,” paparnya.

Secara keseluruhan, kata Helmi, Pemkot Makassar telah menyediakan anggaran Rp40 miliar untuk revitalisasi Anjungan Pantai Losari.

Salah satu pembangunan fisik yang akan dilakukan yakni program ‘japparate’ alias jalur pedestrian layang.

Baca Juga: Dinas Pariwisata Kota Makassar Gelar Pelatihan Pemandu Wisata

Sebelumnya, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan akan membuat jalur pedestrian layang mulai dari Benteng Rotterdam hingga ke Mal Pipo.

Danny mengatakan desainnya sama seperti jembatan penyeberangan.

“Dikonsep dengan bagus dan canggih. Nantinya, masyarakat bisa menikmati jalur pedestrian tersebut untuk bersepeda, lari, bahkan rekreasi,” tuturnya.

Nantinya, masyarakat bisa menikmati matahari terbenam atau sunset langsung di area tersebut. Jalur pedestrian layang itu akan dibangun sekitar 3,5 km, lebar 6 meter, tinggi hingga 4,1 meter.

Danny menjamin jalur tersebut tidak akan mengganggu arus lalu lintas di sepanjang jalan Ujung Pandang hingga Jalan Metro Tanjung Bunga. 

“Pokoknya nanti Insyaallah bangga Makassar punya itu,” tegasnya.

Bagikan