Bank Sulselbar dan Amartha Kolaborasi Dorong Keuangan Inklusif Sasar Sektor Mikro dan Ultramikro Perempuan

Bank Sulselbar dan Amartha Kolaborasi Dorong Keuangan Inklusif Sasar Sektor Mikro dan Ultramikro Perempuan

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkini.id, Makassar – Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulselbar berkolaborasi dengan perusahaan teknologi finansial peer to peer lending, Amartha dalam memberikan peluang bagi perempuan pedesaan untuk meningkatkan usahanya.

Adapun kerja sama antara Bank Sulselbar dan Amartha adalah berupa pemberian pembina bagi ibu-ibu di pedesaan yang ingin memulai usaha. Dimana, bank Sulselbar yang menyiapkan dana bagi Amartha agar disalurkan kepada debitur.

Direktur dan IT Bank Sulselbar, Irmayanti Sulthan mengatakan kerjasama bank Sulselbar dengan fintech Amartha adalah terobosan untuk mendorong keuangan inklusif dengan menyasar sektor mikro dan ultramikro khusus perempuan.

“Kerja sama dengan Amartha ini karena memiliki tujuan yang sama, yaitu memberikan dampak kepada masyarakat dan pembangunan,”bebernya.

Ia juga menyebutkan bahwa UMKM di Indonesia memberikan kontribusi terhadap produk domestik bruto (pdb) sebesar 60,51 persen, serta menyerap 96,92 persen dari total tenaga kerja, dan 65 persen UMKM adalah dari perempuan.

Baca Juga

“Percentage UMKM perempuan ini juga sama dengan kondisi di Sulawesi Selatan. Dan ironis, sejak Pandemi Covid-19 terjadi di Indonesia, terdapat 77 persen UMKM perempuan mengalami kemunduran usaha dan 34 persen akan menutup usaha dalam waktu dekat,”jelasnya.

Sehingga kata Yanti, melihat potensi dan kontribusi terhadap ekonomi Indonesia yang sangat signifikan, maka butuh effort dari semua pihak untuk meminimalisir dampak penurunan bahkan mendorong ke arah pertumbuhan.

“Kolaborasi bank Sulselbar dan Amartha adalah platform digital lending untuk menciptakan kemudahan akses permodalan, peningkatan kapasitas, kemudahan persyaratan dan suku bunga bersahabat. Dan karena tujuannya peningkatan kesejahteraan masyarakat, baik di lingkup rumah tangga juga diharapkan mampu menyerap tenaga kerja yang lebih banyak,”urainya.

Ia juga menyebut, Bank Sulselbar menargetkan Rp100 miliar jika izin dari Otoritas Jasa Keuangan sudah keluar.

“Kerja sama ini diharap dapat menjangkau nasabah yang tidak dapat dijangkau oleh Bank Sulselbar, mampu menjadi perpanjangan tangan,” jelas Yanti.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.