Banyak Penonton Pilih Keluar dari Bioskop Saat Nonton Film Joker, Ada Apa?

Joker
Adegan dalam Film Joker 2019. (Foto: Tribunnews)

Terkini.id, Makassar – Film Joker 2019 yang diperankan oleh Joaquin Phoenix memicu pro dan kontra. Sejak tayang di festival Venice, banyak yang memuji namun banyak juga yang mengkritik karena dinilai terlalu menampilkan aksi kejahatan massal dengan berdasar pengalaman masa lalu.

Joaquin Phoenix menjadi aktor yang terpilih untuk memerankan Arthur Fleck, seorang komedian yang gagal dan kemudian menjadi bos kejahatan terkenal dan pembunuh berantai kota Gotham.

Dari sisi omzet, beberapa analis memperkirakan di akhir pekan ini film Joker setidaknya bisa tembus US$ 50 juta atau Rp 706 miliar. Ada juga yang memprediksi bisa dua kali lipat. Film produksi Warner Bros itu memiliki peringkat 72% pada Rotten Tomatoes.

Namun, film yang resmi dirilis di bioskop pada 4 Okotber 2019 ini menuai respon dari penontonnya. Banyak diantara mereka yang merasa khawatir usai menyaksikan film tersebut.

Baru-baru ini lini massa media sosial diramaikan dengan sejumlah tanggapan netizen yang sudah menyaksikan film tersebut.

Tak sedikit dari netizen yang memilih kabur dari bioskop mengingat penampilan filmnya yang membawa pesan kekerasan dari karakter bernama Arthur Fleck itu.

“Baru saja keluar dari pemutaran film Joker. Terlalu mengerikan untuk berada di sana dengan semua yang terjadi saat film ini mengagungkan kekerasan senjata dan masalah kesehatan mental,” kata seorang netizen di Twitter.

“Aku memilih keluar dari teater, film ini mengancam mental. Boikot film ini,”  kata akun Twitter @shonte.

“Aku tak pernah keluar dari teater sebelum film usai, tapi dengan ‘Joker’ aku nyaris melakukannya,” sambung akun Twitter @katie.

Berita Terkait