Tak Hanya Adegan Kekerasan, Lagu Film Joker Juga Dihujat Penonton, Kok Bisa?

Joker
Adegan Joker berdansa sambil menuruni tangga. (Foto: Istimewa)

Terkini.id, Makassar – Film Joker 2019 hingga saat ini masih memicu pro dan kontra di tengah-tengah publik. Sejak tayang di Festival Venice, film yang diperankan oleh Joaquin Phoenix ini tak hanya menuai pujian namun juga yang kritik.

Pasalnya, film tersebut dinilai terlalu menampilkan aksi kejahatan massal dengan berdasar pengalaman masa lalu. Kritik dari publik yang terbaru yakni penggunaan lagu tema dalam adegan yang menampilkan Joker berdansa sembari menuruni tangga.

Dilansir dari CNN, Selasa, 8 Oktober 2019, lagu dalam adegan itu berjudul Rock and Roll 2 yang merupakan buah karya dari artis bernama Glitter. Nama aslinya Paul Gadd.

Sewajarnya seorang artis yang lagunya dipakai dalam film, maka si artis berhak mendapat royalti. Demikian pula dengan Paul Gadd.

Kontroversi menyeruak seketika usai diketahui Paul Gadd saat ini tengah berada di balik jeruji penjara. Ia diputus bersalah pada 2015 karena melakukan pelecehan seksual pada anak.

Pria Inggris itu diyakini berusaha memperkosa seorang gadis di bawah 13 tahun, berhubungan seksual dengan gadis lain yang juga belum genap 13 tahun, serta empat tuduhan serangan pada gadis-gadis kecil.

Dalam laporan CNN, disebutkan pada tahun 1999 Paul Gudd mengakui dirinya memiliki koleksi pornografi anak. Ia dipenjara selama empat tahun.

Tujuh tahun kemudian, ketika tinggal di Vietnam, dia juga divonis bersalah atas tuduhan penyerangan terhadap gadis muda, diganjar hukuman penjara selama hampir tiga tahun.

Catatan tak terduga ini tak ayal membuat penonton turut berkomentar. Sebagian besar mempertanyakan moral para pembuat film yang memilih lagu Rock and Roll Part 2 dan dengan demikian, memberi keuntungan kepada seorang terpidana kejahatan seksual terhadap anak.

Paul Gadd, atau Glitter, diketahui ikut menulis lagu tersebut. Pengacara mengatakan Gadd mungkin memiliki sejumlah persentase untuk publikasi Rock and Roll Part 2.

Beberapa orang penggemar mengklaim bahwa penggunaan Rock and Roll Part 2 bisa jadi merupakan pilihan yang disengaja oleh pihak pembuat film. Kebanyakan mengungkapkan keterkejutan mereka melalui media sosial.

“Sangat menyukai film Joker tapi salah satu urutan yang paling mengganggu buat saya adalah musik yang mereka pakai di adegan ini, Rock & Roll Pt 2 dari Gary Glitter. Terkejut mendengar musiknya sekarang ini, setidaknya di Inggris,” tulis @ayadandrews.

“Bagian paling mengejutkan dari film Joker adalah keputusan untuk menyertakan lagu dari Gary Glitter. Menjijikkan. Keputusan yang semestinya dipertanyakan,” ujar @dave_alter_ego.

Akibat penggunaan lagu tersebut, banyak netizen yang menyerukan pemboikotan terhadap film Joker 2019.

Berita Terkait