Banyak Pihak Kecewa Hasil Seleksi Laskar Pelangi, DPRD Makassar Agendakan Gelar RDP

Banyak Pihak Kecewa Hasil Seleksi Laskar Pelangi, DPRD Makassar Agendakan Gelar RDP

K
R
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Banyak Pihak Kecewa Hasil Seleksi Laskar Pelangi, DPRD Makassar Agendakan Gelar RDP

Terkini.id, Makassar – Banyak pihak kecewa dengan hasil seleksi Laskar Pelayanan Publik Berintegritas atau Laskar Pelangi. Pasalnya penilaian hanya bertumpu pada hasil ujian semata. 

Kebanyakan calon laskar pelangi yang tidak lolos merupakan tenaga kontrak yang sudah bertahun-tahun mengabdi di masing-masing instansi. 

Sebanyak 12 ribu peserta dinyatakan lulus. Sementara jumlah peserta yang ikut seleksi laskar pelangi sebanyak 14.800 peserta.

“Seharusnya seleksi laskar pelangi yang diadakan oleh BKPSDM Kota Makassar punya nilai tambahan kepada tenaga kontrak lama atau yang berprestasi,” kata Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar, Hamzah Hamid, Senin, 7 Maret 2021.

Baca Juga

Menurutnya, seleksi penerimaan Laskar Pelangi merujuk pada penilaian Perjanjian Kerja (PPPK). Selain nilai hasil ujian, juga ada penilaian masa kerja dan dari SKPD terkait.

“Harusnya syarat kelulusan bukan hanya dilihat dari nilai ujian. Harus ada nilai tambah terutama yang sudah bertahun-tahun bekerja dan berprestasi,” paparnya.

Ia juga menyoroti syarat menjadi laskar pelangi dengan membawa orang yang belum vaksin Covid-19. Menurutnya, hampir semua tenaga kontrak bersusah payah merogoh kocek untuk memenuhi syarat itu.

“Bisa dibayangkan tenaga kontrak pada saat itu, rela mengeluarkan uang membayar orang agar mau divaksin, dia bawa ke tempat vaksin, apakah itu dihilangkan?” tanyanya.

Hamzah berharap, BKPSDM Kota Makassar melakukan koordinasi dengan semua SKPD terkait hasil seleksi laskar pelangi dan menjelaskan mekanisme penilaian kelulusan.

“Saya harap pihak BKPSDM harus tanggung jawab dan menjelaskan ke setiap SKPD,” harapnya. 

Selain itu, kata Hamzah, dalam waktu dekat akan memanggil Kepala BKPSDM untuk menggelar rapat dengar pendapat (RDP) ihwal banyaknya laporan soal polemik hasil seleksi laskar pelangi. 

“Kita agendakan Rabu, 9 Maret 2022. Saya tidak campuri persoalan yang baru lulus, saya mau minta tenaga kontrak lama penilaiannya jangan disamakan dengan tenaga kontrak yang diterima. Kan ada perbedaan ada nilai tambahnya karena mereka sudah lama mengabdi,” tuturnya.

Sebelumnya, sejumlah pegawai kontrak mengadu ke Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto.

Aduan ini bermula dari pengumuman kelulusan seleksi laskar pelangi.

Danny mengatakan di antara mereka ada yang datang langsung ke kediamannya, juga ada yang menelpon sambil menangis. Pihaknya menegaskan, proses seleksi telah adil dan sesuai aturan.

“Saya terima orang menangis-menangis, tapi satu yang kita lihat dari ketidaksempurnaan sistem ini, kita fair,” tuturnya.

Hal itu dibuktikan, ada pegawai yang lama mengabdi justru tidak lulus. Bahkan orang yang melayani pimpinan pemerintahan.

“Kalau kita tidak fair, tidak mungkin itu ajudannya ibu wawali tidak lulus, tidak mungkin supirnya ibu tidak lulus. Pak Ahmad (sopir wali kota) juga itu di Jakarta tidak lulus juga,” jelasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.