Terkini.id, Makassar – Muh. Ambar Sallatu, Kepala Bidang Pajak Hotel, Hiburan, Pajak Penerangan Jalan (PPJ), dan Air Bawah Tanah (ABT) Bapenda Kota Makassar mengatakan pendapatan Bapenda meningkat hingga Rp 6 miliar. Setelah hadirnya Laskar Pajak.
Meski demikian, kinerja Laskar Pajak akan dievaluasi. Karena banyak keluhan di lapangan oleh pengusaha. “Karena dianggap menjadi teror bagi pengusaha,” kata Ambar di Hotel Asyra, Kamis 28 Maret 2019.
Dia mengatakan akan membenahi internal Laskar Pajak. Terkait berbagai masukan dan laporan oknum Laskar Pajak yang bermain di lapangan.
Sebelumnya, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar mengeluhkan sikap sejumlah pengusaha hotel yang selalu menunggak pajak. Padahal pembayaran pajak tepat waktu untuk meningkatkan pendapatan daerah.
“Kami dari Bapenda terus melakukan upaya sosialisasi membangun komunikasi dengan pihak hotel,” ujar Muh. Ambar Sallatu.
- DPRD Makassar Perkenalkan Laskar Peduli Pajak Bapenda ke Anggota DPRD Magelang
- Wakil Ketua DPRD Makassar Minta Laskar Pajak Dikaji Ulang, Ada Apa?
- Pembayaran Sistem Online, Bapenda: Keberadaan Laskar Pajak Bergantung Kebijakan
- Irwan Bilang Laskar Pajak Tidak Dibutuhkan Jika Wajib Pajak Sudah Taat Aturan
- Masuk 10 Inovasi Indonesia, Bapenda Makassar: Laskar Pajak Pertama di Dunia
Selain sosialisasi, Bapenda Kota Makassar juga rutin melakukan pengawasan lewat Laskar Pajak.
Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Kota Makassar Ahmad Kafrawi menerangkan, sumber pendapatan pajak daerah belum memadai. Untuk mengurangi ketergantungan kepada pemerintah pusat.
Olehnya itu, kata dia, upaya optimalisasi terhadap sumber-sumber pendapatan daerah perlu dilakukan secara terus-menerus.
“Otonomi dan desentralisasi merupakan upaya untuk mendekatkan pemerintah dengan rakyatnya,” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
