Harga BBM Naik Lagi, Said Didu Singgung Dana APBN

Harga BBM Naik Lagi, Said Didu Singgung Dana APBN

LA
R
Lilis Adilah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Presiden Jokowi mengumumkan kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) jenis Pertalite, Solar dan Pertamax pada, Sabtu 3 September 2022.

Kenaikan harga BBM ini banyak mendapat respon dari berbagai pihak, seperti mantan sekretaris BUMN, Muhammad Said Didu menyinggung mengenai alokasi dana APBN.

Said Didu menyampaikan jika sebagain besar dana APBN digunakan untuk membayar cicilan utang dengan persentase sekitar 35-40 persen. Jika dirupiahkan, dana APBN terkuras hingga Rp 800-900 Triliun.

Dilansir Terkini.id dari akun media sosial Twitter pribadi Said Didu, dengan adanya jumlah dana APBN yang cukup besar untuk membayar utang, menurut Said Didu, imbasnya ke negara yang tidak mampu menambah subsidi untuk BBM dan terjadi lonjakan harga.

“Dana yang mana yang dialihkan pak? Yang terjadi adalah tidak kuat menambah subsidi untuk BBM karena dana APBN sebagian besar digunakan untuk cicilan utang (sekitar RP 800-900 triliun atau sekitar 35-40% pendapatan negara). Selain itu dampak melemahnya kurs rupiah”, kata Said Didu.

Harga BBM Naik Lagi, Said Didu Singgung Dana APBN
Baca Juga

Diketahui, pernyataan Said Didu ini merupakan respon dari keterangan presiden Joko Widodo di akun media sosial Twitternya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyampaikan jika alokasi subsidi untuk masyarakat kurang mampu, justru dinikmati oleh kelompok masyarakat mampu dengan presentase sekitar 70 persen dengan anggaran subsidi tahun 2022 mencapai Rp 502,4 Triliun.

Sehingga, kata Presiden Jokowi, keputusan pemerintah untuk mengalihkan BBM subsidi adalah pilihan yang terakhir.

“Anggaran subsidi dan kompensasi BBM tahun 2022 mencapai Rp 502,4 T. subsidi yang diprioritaskan untuk masyarakat kurang mampu itu, justru 70% dinikmati kelompok masyarakat mampu”, kata presiden Jokowi.

Harga BBM Naik Lagi, Said Didu Singgung Dana APBN

“Keputusan pemerintah untuk mengalihkan subsidi BBM adalah pilihan terakhir”, ujar Presiden Jokowi.

Harga terbaru BBM jenis Pertalite, Solar dan Pertamax setelah resmi dinaikkan oleh pemerintah yakni Pertalite Rp 10 ribu, Solar RP 6.800, Pertamax Rp 14.500.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.