Begini Makna Hari Perempuan di Mata Rosdianah Rosi

Begini Makna Hari Perempuan di Mata Rosdianah Rosi

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Menurutnya, perempuan tidak seharusnya hanya ditempatkan pada pekerjaan administratif atau penanganan kasus tertentu, tetapi juga diberi kepercayaan dalam berbagai tugas strategis.

Selain itu, lingkungan kerja yang aman dan suportif menjadi hal penting agar perempuan polisi dapat menjalankan tugas secara profesional tanpa harus menghadapi bias maupun diskriminasi.

Ia juga berharap semakin banyak perempuan yang tampil sebagai pemimpin di tubuh kepolisian. Kehadiran figur-figur tersebut diyakini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda yang ingin mengabdikan diri sebagai anggota Polri.

Rosdianah percaya, perempuan memiliki pendekatan yang sering kali membawa warna berbeda dalam kerja kepolisian mulai dari empati, kemampuan bernegosiasi, hingga komunikasi yang menenangkan.

Pendekatan itu, menurutnya, menjadi kekuatan tersendiri dalam membangun hubungan antara polisi dan masyarakat.

Baca Juga

Di Makassar dan berbagai daerah di Sulawesi Selatan, Rosdianah membayangkan peran polisi perempuan akan semakin terasa melalui berbagai program berbasis komunitas.

Dalam ruang-ruang interaksi seperti itu, kehadiran polisi perempuan tidak hanya menjalankan fungsi keamanan, tetapi juga membangun kepercayaan dan kedekatan dengan warga.

Pada akhirnya, bagi Rosdianah, Hari Perempuan adalah pengingat bahwa perubahan tidak selalu dimulai dari langkah besar.

Terkadang, perubahan justru lahir dari komitmen-komitmen kecil yang dilakukan secara konsisten—di lingkungan kerja, di dalam institusi, maupun di tengah masyarakat.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.