Terkini.id,Makassar – Pertumbuhan ekonomi kreatif kawasan Indonesia harus dikembangkan dan harus mendapatkan dukungan dari Pemerintah.
Menanggapi hal tersebut Deputi Fasilitas Hak Kekayaan Intelektual dan Regulasi Direktorat Fasilitas Hak Kekayaan Intelektual Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) bekerjasama Universitas Pembangunan Nasional ‘Veteran’ Yogyakarta dan Pemda Makassar melalui Dinas Pariwisata Kota Makassar menyelenggarakan Sosialisasi dan Fasilitas Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Kegiatan ini berlangsung di Swissbel Hotel Makassar, Rabu 23 April 2019. Dalam sosialisasi ini, mengundang para pelaku ekonomi kreatif dari UMKM yang ada di Kota Makassar. Dengan menargetkan 100 peserta pendaftar HKI yang meliputi merek dagang, hak cipta dan desain industri.
Kepala Biro Perencanaan dan keuangan Bekraf, Ahmad Rekotomo dalam paparannya mengatakan program sosialisasi HKI ini termasuk program prioritas nasional karena ekonomi kreatif harus menjadi tulang punggung perekonomian nasional.
“Untuk itu diharapkan produk komuditas memiliki nilai tambah dengan terlindungi Hak kekayaan Intelektualnya (HKI),” tuturnya.
- Sebut Bekraf Mandul, Denny Siregar: Sandiaga Lebih Suka Keliling Indonesia untuk Isi Instagramnya
- Terpilih Menjadi Komisaris Tokopedia, Berikut Perjalanan Karir Wishnutama
- Diah Saraswati Latih TKW Membuat Boneka Khas Kain Nusantara di Hongkong
- Bareng Bekraf, Dinas Pariwisata Palopo Gelar Pelatihan Tata Kelola Destinasi
- Gabung di FoodStartup Indonesia, Perintis Usaha Kuliner Bisa Ketemu Investor
Ia juga menyebutkan tujuan kegiatan sosialisasi dan fasilitasi pendaftaran HKI bagi pelaku ekonomi kreatif ini adalah untuk mensosialisasikan pentingnya menghargai dan melindungi karya cipta intelektual agar terhindar dari praktik kecurangan seperti pemalsuan dan penjiplakan hasil karya.
“Juga untuk memacu inovasi dan kreativitas pelaku industri kreatif agar memiliki keunikan sendiri yang berbeda dengan produk lain hingga berdaya saing di pasar domestik maupun global,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata kota Makassar, Kamelia Thamrin Tantu, S.E., M.Si berterima kasih atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi dan fasilitasi pendaftaran HKI di Makassar.
“Kami sambut gembira dan antusias atas kegiatan ini karena potensi ekonomi kreatif Makassar sangat besar terutama dengan melimpahnya sumber daya alam yang tersedia,” ujarnya.
Menurutnya, dengan adanya kegiatan ini, tentunya sangat membantu para pelaku UMKM dalam mendaftarkan HKI produk mereka masing-masing. Makassar memiliki cukup banyak produk potensial misalnya tenun, saraba, lainnya.
“Kegiatan ini sekaligus juga menjawab tantangan yang dihadapi pemerintah daerah, yakni bagaimana upaya yang harus dilakukan untuk terus melakukan dukungan terhadap pelaku ekonomi kreatif di terutama mengenai pentingnya perlindungan HKI,” terangnya.
Dalam kegiatan ini pula pelaku UMKM mendapatkan materi dari beberapa narasumber yaitu Robinson Sinaga, selaku Direktur Fasilitasi HKI Bekraf dengan materi Tugas dan Peran Bekraf, Serta Ibu Ari Wijayani selaku Ketua Sentra HKI Wimayaristek sebagai ketua pelaksana Sosialisasi dan Fasilitasi Pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual bagi peleku ekonomi kreatif memberikan materi selayang pandang HKI.
Kegiatan ini mendapatkan respon yang cukup baik oleh pelaku UMKM dan mereka merasa perlu melindungi produk mereka dengan mendaftar HKI.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
